
Paser, Kaltimedia.com – Masa kepengurusan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Paser periode 2021–2025 resmi berakhir. Namun, Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang seharusnya digelar tahun ini harus ditunda.
Keputusan tersebut diambil setelah rapat panitia Muskab memutuskan perpanjangan kepengurusan, menyusul adanya aturan baru dari Pengprov PBVSI Kaltim terkait verifikasi keanggotaan atau klub.
Ketua Pengcab PBVSI Paser, Zulkifli, menjelaskan bahwa penundaan ini dilakukan karena waktu yang semakin sempit dan persyaratan verifikasi klub belum terpenuhi.
“Jadi saya melihat kondisi sudah mepet, sehingga saya tunda saja muskabnya. Saya koordinasi dengan provinsi, karena adanya aturan baru terkait verifikasi keanggotaan atau klub yang diterapkan,” jelas Zulkifli.
Verifikasi keanggotaan tersebut bertujuan untuk memperkuat data administrasi klub, mulai dari legalitas, kedudukan, keaktifan, hingga pembinaan usia dini. Sayangnya, Zulkifli mengakui selama masa kepemimpinannya program itu belum dijalankan secara optimal.
“Iya itu kesalahan saya. Cuma teman-teman pengurus harus sadari, bahwa pengurus itu tidak hanya saya. Sehingga dengan seluruh kesalahan dilimpahkan ke saya dan harus membuat keputusan, maka saya minta Muskab ditunda,” ungkapnya.
PBVSI Paser berencana meminta arahan resmi dari Pengprov PBVSI Kaltim sekaligus melaporkan perkembangan ini kepada KONI Paser. Zulkifli menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga legalitas organisasi menjelang persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026.
“Intinya dari saya penundaan Muskab PBVSI Kabupaten dan mengusulkan perpanjangan kepengurusan karena harus dilakukan verifikasi klub terlebih dahulu, karena jika dipaksakan proses verifikasi yang cukup mepet,” pungkasnya. (Dy)
Editor: Ang





