BKKBN Kaltim Gandeng Semesta Academy, ASN Dilatih Public Speaking untuk Tingkatkan Layanan Publik

Foto: BKKBN Kaltim Gandeng Semesta Academy, ASN Dilatih Public Speaking untuk Tingkatkan Layanan Publik. Sumber: Istimewa.
Foto: BKKBN Kaltim Gandeng Semesta Academy, ASN Dilatih Public Speaking untuk Tingkatkan Layanan Publik. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Pelayanan publik yang baik tak hanya bergantung pada sistem dan regulasi, tetapi juga pada cara aparatur sipil negara (ASN) menyampaikan pesan kepada masyarakat. Menyadari hal itu, BKKBN Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Semesta Academy menggelar Workshop Public Speaking yang berlangsung pada 8 dan 15 September 2025 di Ruang Pelatihan & Pengembangan BKKBN Kaltim.

Kegiatan ini mengusung tema “Public Speaking Sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme ASN pada Pelayanan Publik” dan diikuti 50 peserta dari unsur ASN, penyuluh, hingga jajaran pelayanan masyarakat. Setiap gelombang diikuti oleh 25 peserta.

Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, dr. Nurizky Permanajati, MH, menegaskan bahwa kemampuan komunikasi yang jelas dan efektif merupakan kunci dalam pelayanan.

“Melalui workshop ini, para ASN, penyuluh, dan bagian pelayanan masyarakat diharapkan mampu menerapkan teknik komunikasi yang sesuai dan berdampak positif pada kejelasan informasi. Mereka juga dituntut menjadi agen Behavior Change Communication untuk mencapai sasaran yang diharapkan,” ujarnya.

Konsep Behavior Change Communication sendiri menekankan pendekatan strategis untuk memengaruhi pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat agar tercipta perubahan positif yang berkelanjutan.

Workshop menghadirkan dua pelatih utama. Gelombang pertama dipandu oleh Coach I Made Kertayasa, sedangkan gelombang kedua diisi oleh Coach Endro S Efendi. Keduanya menerapkan metode praktik intensif dan experiential learning, yang mendorong peserta langsung tampil di depan publik. Materi yang diberikan mencakup teknik vokal, verbal, dan visual, hingga cara mengatasi rasa gugup, cemas, atau blank saat berbicara.

Coach Made menilai kegiatan ini sebagai langkah penting bagi ASN.

“Workshop ini menjadi refleksi diri akan pentingnya komunikasi. Manfaatnya bukan hanya untuk peserta, tetapi juga organisasi, agar mampu berkomunikasi lugas, menarik, dan efektif,” katanya.

Sementara itu, Coach Endro lebih menekankan pada perbaikan pola pikir sebelum tampil.

“Kami ajarkan teknik khusus untuk meluruskan mindset dan mengatasi problema diri. Setelah itu, seluruh peserta diberi kesempatan praktik langsung. Harapannya, insan BKKBN semakin mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan komunikasi yang informatif dan solutif,” jelasnya.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Deasy, seorang penyuluh KB, menyebut materi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan ASN di lapangan.

“Materinya relevan dan disampaikan dengan cara yang menarik, sehingga mudah diterima,” ujarnya. Senada, Novi, peserta lainnya, menilai workshop ini sangat membantu dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Di akhir kegiatan, peserta juga mendeklarasikan komitmen profesional, baik untuk organisasi maupun masyarakat. Komitmen itu diharapkan mampu melahirkan ASN yang berintegritas, berakhlak, serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Dengan terlaksananya workshop ini, BKKBN Kaltim berharap kompetensi komunikasi ASN semakin meningkat. Pada akhirnya, pelayanan publik tidak hanya profesional dan persuasif, tetapi juga mampu membangun kedekatan dengan masyarakat. (End)
Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *