Rutan Tanah Grogot Jadi Rujukan Studi Tiru Pengelolaan Sampah oleh DLH Hulu Sungai Tengah

Gambar saat ini: Foto: Rutan Tanah Grogot Jadi Rujukan Studi Tiru Pengelolaan Sampah oleh DLH Hulu Sungai Tengah. Sumber: Istimewa.
Foto: Rutan Tanah Grogot Jadi Rujukan Studi Tiru Pengelolaan Sampah oleh DLH Hulu Sungai Tengah. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot, Kabupaten Paser, mendapat kunjungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, pada Sabtu (6/9/2025).

Rombongan DLH disambut langsung oleh Kepala Rutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom, yang memperlihatkan sejumlah inovasi pengolahan limbah, mulai dari daur ulang plastik menjadi kerajinan bernilai jual hingga pembuatan arang berkualitas.

Kabid PSLB3PK DLH HST, Muhammad Fadillah, menjelaskan kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan studi tiru terkait pengelolaan sampah berkonsep ekonomi sirkular. Ia mengaku kagum melihat kreativitas warga binaan yang mampu mengubah limbah plastik menjadi kursi, gantungan kunci, hingga berbagai kerajinan tangan.

“Pembinaannya luar biasa. Warga binaan di sini bisa menghasilkan produk yang tidak hanya bermanfaat, tapi juga bernilai ekonomi,” ucap Fadillah.

Sementara itu, Karutan Yusuf Mukharom menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mendukung ketahanan pangan dan penguatan UMKM, sekaligus mendorong tercapainya target zero waste.

Selain menjadi sumber pendapatan, keterampilan mengolah sampah juga menjadi bekal bagi warga binaan setelah bebas agar dapat mandiri secara ekonomi dan terhindar dari potensi mengulangi tindak pidana.

Tak hanya itu, Rutan Tanah Grogot juga menjalin kerja sama dengan Kodim 0904/Paser untuk memperluas pengelolaan limbah, termasuk produksi arang dari limbah kayu yang tengah diuji kualitasnya untuk rencana ekspor ke Korea Selatan.

Dengan inovasi ini, Rutan Tanah Grogot bukan hanya sekadar tempat pembinaan, tetapi juga pusat pengembangan keterampilan berkelanjutan berbasis lingkungan. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *