RSUD IA Moeis Siap Luncurkan Klinik Gagal Jantung, Fokus pada Pasien dengan Kondisi Kronis

Foto: Ilustrasi Klinik Gagal Jantung. Sumber: Istimewa.
Foto: Ilustrasi Klinik Gagal Jantung. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Klinik Gagal Jantung akan segera hadir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) IA Moeis pada bulan Agustus 2025 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUD IA Moeis, Osa Rafshodia, klinik tersebut dirancang khusus untuk memberikan perawatan intensif kepada pasien dengan kondisi jantung berat, termasuk penderita hipertensi kronis yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Dirinya mengungkapkan bahwa klinik tersebut akan menjadi bagian dari penguatan layanan spesialis yang terus dikembangkan oleh rumah sakit.

“Saat ini kami memiliki tiga dokter spesialis jantung yang telah menyelesaikan pendidikannya, sementara dua lainnya akan lulus pada Desember mendatang,” jelas Osa pada Kamis (10/7/2025).

Foto: RSUD IA Moeis Samarinda. Sumber: Istimewa.
Foto: RSUD IA Moeis Samarinda. Sumber: Istimewa.

Layanan ini dirancang dengan pemeriksaan lebih mendalam, pendampingan berkelanjutan, serta interaksi intensif antara pasien dan dokter spesialis.

Untuk tahap awal, klinik ini akan dibuka sekali dalam seminggu. Namun, dengan bertambahnya tenaga spesialis, jadwal layanan ditargetkan akan meningkat menjadi dua kali dalam sepekan.

Meski RSUD IA Moeis masih berstatus rumah sakit kategori madya, sejumlah poliklinik unggulan seperti Penyakit Dalam, Jantung, dan Saraf telah memenuhi standar sebagai layanan utama.

Sementara itu, pengembangan rumah sakit secara menyeluruh terus berjalan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proses kerja sama ini kini memasuki tahap finalisasi.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, penandatanganan kontrak antara Pemerintah Kota Samarinda dan pihak swasta akan dilakukan pada 10 November 2025 oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

“Target kami kontrak bisa diteken Pak Wali Kota sebelum akhir tahun. Semoga tidak ada penundaan,” kata Osa.

Saat ini, Pemkot Samarinda bersama tim KPBU tengah menyempurnakan dokumen penjaminan infrastruktur dengan PT Penjamin Infrastruktur Indonesia (PII), dan dijadwalkan bertemu kembali pada 10 Juli 2025 untuk finalisasi.

RSUD IA Moeis juga mulai melakukan penguatan dari sisi internal. Beberapa langkah strategis antara lain peningkatan kualitas SDM, pengadaan tenaga kesehatan tambahan, serta keterlibatan masyarakat sekitar.

Sebagai bentuk transparansi dan partisipasi publik, rumah sakit akan mengadakan Forum Komunikasi Publik pada akhir bulan ini.

Dalam forum tersebut, berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat sekitar akan diundang untuk menerima penjelasan terbuka terkait proses KPBU.

Isu-isu yang sebelumnya menjadi sorotan dalam kunjungan Komisi IV DPRD Samarinda, seperti estetika ruang perawatan, pengelolaan area parkir, dan sistem penggajian karyawan juga menjadi prioritas pembenahan.

“Perbaikan estetika ruangan dilakukan bertahap. Sementara, lelang untuk pengelolaan parkir sedang berjalan dan dianggarkan melalui Dinas PUPR. Target penyelesaian pada Desember,” pungkas Osa. (Rfh)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *