
Paser, KBRN – Status kepengurusan Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Paser hingga kini masih belum definitif. Jabatan Ketua Askab saat ini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang ditunjuk oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Timur, menyusul pencopotan ketua sebelumnya karena dinilai tidak aktif dalam pengelolaan organisasi dan pembinaan atlet.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum KONI Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, menilai pentingnya percepatan penyelesaian masalah kepengurusan tersebut. Ia menyebut bahwa Plt yang ditunjuk Asprov hanya bersifat sementara untuk menjembatani hingga terbentuknya kepengurusan definitif melalui Kongres Luar Biasa (Kongreslub).
“Kita tentu mengacu pada statuta PSSI. Saat ini Askab dipimpin oleh Plt yang ditunjuk Asprov, dan tugasnya adalah memfasilitasi proses menuju kepengurusan yang sah lewat kongres,” kata Katsul kepada awak media, Minggu (29/6/2025) kemarin.
Ia menegaskan bahwa jadwal pelaksanaan kongres merupakan tanggung jawab Plt yang saat ini dijabat oleh Muhammad Fitriansyah, yang juga harus aktif berkoordinasi dengan Asprov.
“Penjadwalan kongres kami harap dapat segera ditetapkan. Jangan sampai berlarut-larut, apalagi Paser akan menjadi tuan rumah Porprov Kaltim ke-8 tahun depan,” tegas Katsul.
Katsul yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Paser menambahkan, tanpa kepengurusan yang sah, KONI tidak dapat menyalurkan anggaran pembinaan dan dukungan organisasi kepada Askab PSSI.
“Oleh karena itu, kami berharap Kongreslub bisa segera digelar agar proses persiapan Porprov dapat berjalan maksimal, baik dari sisi manajerial organisasi maupun pembentukan tim,” tandasnya.
Dengan digelarnya Kongreslub dan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan pembinaan sepak bola di Kabupaten Paser bisa kembali berjalan optimal, seiring dengan peran penting daerah ini sebagai tuan rumah Porprov 2026. (Dy)
Editor : Ang





