
Samarinda, Kaltimedia.com — Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kalimantan Timur (Kaltim) tengah fokus mempersiapkan kontingennya untuk berlaga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior yang akan digelar pada 27 Juni hingga 5 Juli 2025 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.
Ketua Pengprov Perpani Kaltim, Sutomo Jabir, menyebut bahwa sebanyak 17 hingga 18 atlet hasil seleksi terakhir akan diberangkatkan secara resmi dengan dukungan anggaran organisasi.
“Dari hasil seleksi kemarin, kita mendukung sekitar 17 sampai 18 atlet junior. Tapi karena banyak kelas yang dipertandingkan, seperti recurve, compound, tunggal, beregu, dan mix team, antusiasme dari atlet cukup tinggi,” kata Sutomo saat dikonfirmasi oleh awak media, Rabu (18/6/2025).
Menariknya, meski hanya atlet peringkat pertama dari hasil seleksi yang didanai oleh Perpani Kaltim, para atlet lain yang berada di posisi peringkat dua hingga empat tetap menunjukkan semangat tinggi. Bahkan, beberapa orang tua menyatakan kesiapan untuk memberangkatkan anak-anak mereka dengan biaya mandiri.
“Teman-teman peringkat dua dan tiga juga ingin ikut serta, dan mereka siap berangkat dengan biaya sendiri. Kita tidak bisa batasi karena PB Perpani memang membuka peluang partisipasi dari peringkat satu sampai empat,” tambah Sutomo.
Ia mengakui, sempat muncul wacana untuk membatasi jumlah atlet mandiri yang ikut serta demi menghitung peluang medali secara lebih terukur. Namun, mengingat pentingnya jam terbang bagi pembinaan jangka panjang, Sutomo akhirnya memutuskan mendukung penuh partisipasi para atlet yang siap berjuang mandiri.
“Yang penting jam tanding mereka bertambah. Untuk bisa menjadi atlet profesional, pengalaman seperti ini sangat berharga,” ujarnya.
Selain Kejurnas Junior di Kudus, Pengprov Perpani Kaltim juga tengah bersiap menghadapi dua agenda nasional lainnya. Kejurnas Senior di Bali pada Oktober mendatang serta Kejurnas antar klub se-Indonesia yang dijadwalkan digelar menjelang akhir tahun 2025.
Dengan padatnya kalender kompetisi, Perpani Kaltim berharap tahun ini bisa menjadi momentum bagi regenerasi dan peningkatan kualitas atlet panahan di Benua Etam. (Dy)
Editor : Ang





