233 Jemaah Haji Asal Paser Siap Dipulangkan, Dijadwalkan Tiba 25 Juni di Balikpapan

Paser, Kaltimedia.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kabupaten Paser tengah melakukan persiapan menjelang kepulangan jemaah haji asal Paser. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 233 jemaah tahun ini menunaikan ibadah haji dan akan segera kembali ke tanah air.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenag Paser, Rusmadi, saat ditemui di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa dari total jemaah tersebut, dua di antaranya merupakan petugas daerah, yaitu satu pelayan umum dan satu tenaga kesehatan.

Kepulangan jemaah dijadwalkan pada 25 Juni 2025. Mereka akan mendarat di Embarkasi Balikpapan sekitar pukul 10.30 Wita menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Setelah istirahat sejenak dan menunaikan salat zuhur, rombongan akan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Paser sekitar pukul 13.00 Wita. Diperkirakan, jemaah akan tiba di daerah masing-masing sebelum atau sesudah waktu maghrib.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada laporan jemaah asal Paser yang meninggal dunia. Tahun lalu sempat ada satu kasus, tapi kali ini semua lengkap,” ungkap Rusmadi, Selasa (17/06/2025).

Ia menambahkan, saat ini para jemaah masih berada di Tanah Suci dan tengah memanfaatkan waktu jelang kepulangan. Beberapa di antaranya sedang menyelesaikan ibadah tambahan, sementara lainnya mulai berburu oleh-oleh.

“Proses hajinya sudah selesai, sekarang tinggal menunggu waktu pulang. Ada yang memilih untuk umrah lagi, ada juga yang belanja oleh-oleh,” jelasnya.

Untuk teknis pemulangan, sistem akan berbeda dari keberangkatan. Jemaah akan diturunkan di empat titik lokasi sesuai domisili masing-masing, yakni Long Kali, Masjid Long Ikis, Terminal Kuaro, dan Masjid Agung Nurul Falah Tanah Grogot.

Khusus untuk koper jemaah, akan diangkut terpisah menggunakan truk dan diarahkan ke Masjid Agung di Grogot. Rusmadi mengingatkan bahwa pengambilan koper wajib menunjukkan paspor sebagai bukti kepemilikan.

“Distribusi koper akan difokuskan di empat lokasi. Misalnya, jemaah dari Long Kali ambil di sana, begitu juga untuk wilayah lain seperti Long Ikis, Kuaro, dan Grogot. Kami pastikan semua proses berjalan tertib,” ujarnya.

Tahun ini, jemaah Paser juga mencatatkan partisipasi lansia dalam jumlah cukup besar. Tercatat ada empat jemaah prioritas lansia dengan usia 79 hingga 92 tahun, yakni Muh Ning Wahe (92), Tjendang Daeng Borong (81), Ashad Gonor Gogi (80), dan Mohammad Yunus (79). Selain itu, sebanyak 64 jemaah lainnya berusia di atas 60 tahun.

Rusmadi menutup keterangannya dengan pesan bagi seluruh jemaah agar tetap menjaga kesehatan dan kekompakan dalam perjalanan pulang. Ia juga mengingatkan para ketua kloter dan petugas daerah untuk terus memantau kondisi serta memaksimalkan pelayanan.

“Kita semua berharap para jemaah pulang dalam keadaan sehat dan membawa semangat ibadah yang lebih kuat untuk keluarga serta masyarakat di Paser,” pungkasnya. (Dy)

Editor : Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *