
Ketua DPRD Kutai Kartanegara Junaidi semasa hidup. (Sumber foto: Istimewa)
TENGGARONG – Kabar duka berada di lingkup DPRD Kutai Kartanegara. DPRD Kutai Kartanegara dilaporkan meninggal dunia, Senin (2/12/2024) pukul 22.00 Wita. Kabar itu beredar di grup WhatsApp. Dari video yang beredar di WhatsApp, Junaidi dikabarkan meninggal usai bermain bulutangkis. “Innalilahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah, Ketua DPRD Kab Kutai Kartaneegara, Junaidi, S.Sos., M.Si, malam ini pukul 22.00 wita di rumah sakit AM Parikesit,” tulis kabar tersebut yang didapat media ini dari grup WhatsApp Senin pukul 22.58 Wita.
Kabar tersebut langsung dibenarkan anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Rahmat Darmawan. Saat ini jenazah Junaidi berada di RSUD AM Parikesit. “Iya benar, sekarang masih di rumah sakit,” ujarnya ketika dikonfirmasi para awak media.
Junaidi adalah politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kukar periode 2024-2029. Ia berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) I dan mewakili Fraksi PDI-P.
Junaidi lahir di Muara Siran pada 11 Januari 1983 dan menamatkan pendidikan terakhirnya di jenjang S-2. Ia merupakan tokoh muda berprestasi yang dikenal aktif dalam berbagai organisas seperti anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisipol Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kukar, Wakil Koordinator LSM BOM, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kukar dan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar.
Junaidi juga dikenal sebagai figur yang dekat dengan masyarakat, sering turun ke lapangan, dan aktif mendorong kebijakan pro-rakyat selama menjabat di DPRD.
Kepergian Junaidi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat Kukar. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan di DPRD Kukar dan kalangan organisasi pemuda yang pernah ia pimpin. (pry)



