Empat Kali Ikut PON, Pensiun Usai Berhasil Kawinkan Medali Emas Tim Hockey Outdoor Kaltim

Empat Kali Ikut PON, Pensiun Usai Berhasil Kawinkan Medali Emas Tim Hockey Outdoor Kaltim

SAMARINDA – Dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Aceh-Sumut, tim hockey outdoor Kaltim berhasil mengawinkan medali emas baik putra maupun putri. Kedua medali yang diraih itu menjadi sejarah tersendiri sebab perlu melewati 3 kali PON untuk mendapatkannya.

Pertandingan cabor ini terselenggara di Lapangan Serba Guna, Universitas Medan (Unimed) Sumut, dan kini guliran tersebut resmi ditutup pada 20 September belum lama ini.

Kesuksesan tersebut diraih salah satu atlet tertua di dalam tim hockey outdoor putri Kaltim dan bahkan di Indonesia, yakni Sri Norma Yunita, yang juga mendeklarasikan jika dirinya pensiun setelah PON edisi kali ini.

“Alhamdulillah ini ke 4 kali ikut PON mewakili Kaltim dan terakhir tahun ini saya berlaga di hoki Kaltim, tapi insyaAllah saya siap membantu hoki Kaltim,” ucap Sri Norma Yunita, Senin (23/09/2024).

Menurutnya capaian medali emas ini tidak mudah didapatkan apalagi mengawinkan emas. Sehingga perlu sikap rendah hati dan kerjasama antar tim yang bagus, namun lebih disyukuri apapun hasil yang didapat.

“Alhamdulillah hasilnya medali emas bukan kita terlalu tinggi, tapi tetap merendah karena dimana pun kita selalu di ajarin di dalam satu tim itu kita diajarin ikhlas dan bersyukur itu yang utama bagi seorang atlet agar semua yang dihendaki bisa tercapai. Mudahan hoki Kaltim lebih sukses dan bisa mempertahankan medali emas yang sekarang ini di kawinkan di Aceh-Sumut,” ujarnya.

Wanita yang kini menginjak usia 43 tahun, yang akrab disapa Eno itu menyebutkan sejak menjadi atlet PON Kaltim 2008 lalu, hockey outdoor belum pernah mengawinkan medali emas. Namun pada edisi kali ini suskses mendapatkan hasil manis di penghujung masanya sebagai atlet.

Apalagi regulasi baru pada PON kali ini untuk menggunakan sebagian atlet junior, menurutnya perlu menguras energi karena atlet dibawahnya kerap melakukan kesalahan. Hanya saja dengan ini Ia berharap pada PON ke-22 di NTT dan NTB Tahun 2028 mendatang, prestasi ini bisa dipertahankan, dan untuk hockey indoor bisa lebih baik lagi.

“Saat ini masih berjalan dan kita lihat semua ini adek-adek untuk perkembangannya yah kita lihat kedepannya semoga semakin bagus. Dan paling banyak kita bawa junior dibanding senior, jadi kita berharap juniornya yang kedepan bisa maksimal lagi daripada senior sebelumnya. Tapi kami sebagai senior akan tetap mengawal mereka untuk berprestasi kedepannya,” katanya Eno.

Dirinya mengaku setelah pensiun tetap mengabdi sebagai pegawai di Disporapar Kota Samarinda dan tetap menjadi bagian hockey Kaltim, sebagai asisten pelatih.

“Tetap fokus dikepengurusan dan di kantor, tapi disaat kita dipanggil jadi asisten pelatih atau coaching staff siap saja,” ujarnya.

Melalui cabor hockey kategori outdoor, berhasil menambah pundi medali emas bagi kontingen Kaltim, meski finish di peringkat 8 besar dengan total 29 emas.

Selain Kaltim yang mengawinkan medali emas, adapun tuan rumah Sumut yang mengawinkan medali perak dan Jabar yang menyandingkan medali perunggu. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *