
Aceh – Usai sudah perjuangan atlet Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menghadapi perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumut. Penutupan ceremonial sendiri sudah berlangsung di Stadion Utama Sumatara Utara, pada Jumat (20/09/2024) malam.
Torehan medali dan targetan 5 besar nasional dalam PON kali ini diluar dari dugaan sebelumnya, sebab Kaltim finish di peringkat 8 dengan total medali 152, terdiri dari 29 emas, 55 perak dan 68 perunggu.
Karena belum bisa meraih targetan yang dicanangkan sebelumnya, Ketua Umum KONI Kaltim, Rusidiansyah Aras, menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Kaltim.
Dirinya mengakui memang ada banyak cabor yang lepas target seperti harapan sebelumnya yang menjadi lumbung medali emas. Hanya saja hal itu tidak dipermasalahkan, sebab cabor-cabor ini sudah berjuang dengan maksimal dalam arena PON.
“Saya menyampaikan permohonan ke masyarakat Kaltim atas kegagalan kita, saya tidak mau mencari kambing kita tetapi ini menjadi evaluasi kita kedepan. Banyak cabor andalan kita belum bisa menghasilkan emas, seperti sepatu roda, anggar, layar itu masuk dalam medali emasnya cuma dia lepas dari target 6 menjadi 3. Habis itu kempo itu targetnya 4 turun jadi 1 itu semuanya turun. Tetapi kalau itu semua on the track tidak ada masalah,” jelas Rusdiansyah Aras, saat konfrensi pers bersama awak media di Banda Aceh.
Dirinya pun juga menyampaikan dengan hormat apresiasi setinggi-tingginya terhadap para atlet yang telah berjuang untuk memperoleh medali emas demi membawa nama daerah Benua Etam. Meskipun tuan rumah juga memiliki ambisi yang kuat untuk meraih prestasi terbaik.
“Tetapi saya mau katakan di awal saya menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat dan berterima kasih kepada seluruh patriot olahraga yang sudah berjuang, anda semua dilapangan melihat bagaimana Aceh-Sumut sebagai tuan rumah ini memang diluar dugaan kita karena 2 provinsi ini 32 cabor yang dipertandingkan,” katanya menjelaskan.
Lebih lanjut, Rusdi kembali menyampaikan permintaan maafnya karena tidak bisa mencapai 5 besar sesuai harapan saat pelepasan kontingem beberapa waktu lalu di Samarinda.
“Tapi yang saya mau katakan adalah, saya atas nama pribadi selaku Ketua Umum KONI Kaltim juga seluruh pengurus KONI Kaltim mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada patriot olahraga kaltim yang jumlahnya 659 itu sudah berjuang sungguh-sungguh sekuat tenaga dan berdarah-darah meski hasilnya belum kita capai adalah 5 besar,” ujar Rusdi.
Dari hasil ini dirinya pun tidak ingin menyalahkan siapapun, namun mengajak semua yang terkait untuk bersama-sama berbenah dan melakukan evaluasi agar menatap PON ke-22 Tahun 2028 yang akan datang, bisa lebih mantap lagi dari PON kali ini.
“Saya atas nama pribadi mohon maaf dan terima kasih sehingga kedepan ini menjadi acuan kita. Saya tidak ingin mencari kambing hitam kenapa ini gagal, kenapa kalah, tetapi mari kita evaluasi bersama-sama langkah apa yang terbaik harus kita lakukan, apakah model Pelatda ini masih cocok yang akan datang untuk menghadapi PON NTB dan NTT,” katanya.
Klasemen akhir peringkat 10 besar PON XXI/2024 Aceh-Sumut:
- Jabar, 195 emas, 161 perak, 182 perunggu
- Jakarta, 184 emas, 150 perak, 144 perunggu
- Jatim, 145 emas, 136 perak, 144 perunggu
- Sumut, 79 emas, 59 perak, 116 perunggu
- Jateng, 71 emas, 74 perak, 114 perunggu
- Aceh, 65 emas, 48 perak, 79 perunggu
- Bali, 36 emas, 37 perak, 59 perunggu
- Kaltim, 29 emas, 55 perak, 68 perunggu
- Yogyakarta 29 emas, 36 perak, 52 perunggu
- Lampung 22 emas, 16 perak, 30 perunggu





