
KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Setelah berhenti beroperasi sementara waktu guna proses evaluasi pada bulan Juli 2024 kemarin, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan akan melanjutkan kembali uji coba Bus Balikpapan City Trans (Bacitra / BCT) yang rencananya dimulai pada tanggal 1 sampai dengan 20 Agustus 2024.
Untuk dapat menaiki Bacitra, masyarakat diwajibkan menggunakan e-money, meski pun selama uji coba ini tidak dikenakan biaya alias gratis, untuk satu penumpang menggunakan satu e-money. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Adwar Skenda Putra mengatakan syarat menggunakan Bacitra saat ini hanya menggunakan e-money. Keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan, setelah evaluasi uji coba dan kesepakatan dalam pertemuan dengan berbagai pihak terkait.
“Walau ini uji coba, naik tetap wajib ngetap e-money dengan tarif Rp0. Tujuannya agar masyarakat terbiasa, jadi nggak bisa lagi asal naik,” ucap Adwar, pada Sabtu (27/7/2024).
Edo, sapaan akrabnya, menambahkan, rute Bacitra meliputi lokasi-lokasi utama di Kota Balikpapan, seperti Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Pelabuhan Semayang dan Terminal Bus Batu Ampar, serta titik-titik keramaian. Rute tersebut rencananya masih akan disesuaikan dengan analisa, serta kajian yang ada, sehingga dapat terintegrasi dengan rute Angkutan Kota (Angkot).
“Penyusunan rute angkot sudah ada analisanya, tapi kajian untuk memperkuat nanti di anggaran perubahan. Dengan rerouting sudah kita upayakan terintegrasi,” ucapnya.
Terkait penggunaan e-money lebih dipilih dibandingkan dengan pembayaran QRIS, Edo menjelaskan, menurut Kementerian Perhubungan, untuk penggunaan e-money lebih diutamakan karena lebih efektif dibandingkan dengan pembayaran QRIS.
“Soal pembayaran hanya e-money dan tidak menggunakan QRIS. Hanya Kementerian (Perhubungan, red) yang tahu. Tapi yang efektif masih e-money dari Q-RIS, karena QRIS belum bisa, di Jakarta juga nggak bisa,” pungkasnya. (adv)





