
SAMARINDA – Kepengurusan Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Perkemi Kaltim) periode 2023-2027, telah resmi dikukuhkan secara langsung oleh Ketua Umum PB Perkemi, Laksdya TNI (Purn) Agus Setiadji, pada Sabtu (08/06/2024), di Hotel Mercure, Kota Samarinda.
Setelah dilantik, Ketua Umum Perkemi Kaltim, Deny Prasetyawan, mengaku bersyukur dengan seluruh keanggotan yang dirasa sudah cukup solid sejauh ini.
Dirinya menerangkan bahwa, setelah terpilih dalam Musprov yang digelar 2023 lalu, Ia menginginkan di dalam kepengurusan ada perwakilan dari masing-masing Pengcab Perkemi kabupaten/kota.
“Saya secara pribadi saat terpilih jadi ketua kempo sudah menyampaikan bahwa dalam kepengurusan saat ini kita ambil wakil terbaik dari kabupaten kota jadi saya minta pengcab untuk mengirimkan wakil-wakilnya untuk pengurusan,” ucap Deny.
Deny menyebut kurang meratanya kualitas atlet di kabupaten/kota saat ini sudah punya prestasi, apalagi jika sudah merata. Sehingga Ia bertekad untuk memeratakan cabor yang dinahkodainya ini menjadi lebih baik.
“Mau gak mau, untuk saat ini kempo kurang merata, meskipun prosesnya sudah bagus di saat kempo kurang merata bisa menghasilkan prestasi, bagaimana nanti jika sudah merata kita bisa menambah atlet skala nasional lebih banyak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Deny berharap dengan memasukan perwakilan dari pengcab ini dalam tubuh Perkemi Kaltim dapat memberikan dampak baik terhadap pembinaan berkelanjutan yang berkualitas terhadap atletnya.
“Kempo di Kaltim di dominasi Samarinda dan Kukar, mudahan kedepan bisa merata. Harapannya ngambil perwakilan dari pengcab itu biar informasi dari PB dan Pengprov lebih cepat tersampaikan jangan sampai ada kekurangab informasi,” katanya Deny.
Selain itu untuk program pembinaan di daerah, Deny mengaku kurangnya SDM kepelatihan yang tidak memiliki standar atau lisensi nasional. Sehingga Ia sudah merancang bagaimana pelatih-pelatih ini bisa memiliki kualitas yang lebih baik.
“Setelah dipelajari kendala di kabupaten/kota yang dirasakan itu keterbatasan pelatih bersertifikat nasional jadi tugas kita dan kita akan mengirimkan minimal 1 tahun ada latihan gabungan di tiap kabupaten/kota, dan kita juga kirimkan pelatih bersetifikat nasional untuk melatih disana. Hampir 6 kabupaten kota belum memiliki pelatih yang sesuai standar,” ujarnya.
Pada kesempatan pelantikan Perkemi Kaltim ini, turut juga dihadiri oleh Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, dan Kepala Pelaksanan Sekretariat DBON Kaltim, Zairin Zain, serta beberapa tamu undangan dari berbagai cabor. (Dy)





