
Samarinda – Atlet Kickboxing Kaltim kini tengah fokus menjalani program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) persiapan PON ke-21, di Aceh dan Sumut mendatang. Pelatih Kickboxing Kaltim, Ricky Asriel Refualu mengatakan, dalam program persiapan umum yang berjalan selama 3 bulan kedepan akan dimaksimalkan dengan baik.
Apalagi sebagai cabor yang perdana turun di PON, dirinya berencana untuk memprogramkan try out atau uji tanding guna memantapkan persiapan anak asuhnya.
“Untuk selama tiga bulan ini kita maksimalkan anak-anak latihan karena memang kita rencana di bulan 6 itu nanti kita adakan try out untuk mengevaluasi porsi latihan, kekurangan dan kelebihan dimana khususnya di pertarungan dimana ini lebih cenderung tidak bisa diprediksi,” jelasnya.
Hanya saja dalam program di bulan puasa ini, Ricky mengharuskan mengurangi intensitas latihan anak asuhnya agar terjaga dan tetap bisa berlatih sekaligus menahan dahaga dan rasa lelah.
Kendati demikian kondisi para petarungnya ini cukup sehat dan siap mengikuti tahapan-tahapan program yang sudah disusun.
“Kalau kondisi fisik sejauh ini anak-anak lebih sangat bagus tapi di puasa ini porsi latihan agak menurun. Biasanya latihan dari pagi dari jam 7-9 itu kita kurangi hanya 1 jam saja dan sore harinya biasa 2 jam setengah kita lakukan hanya 1 jam lebih,” ujarnya Ricky. (Dy)





