28 Atlet Silat Tanding Pra-PON, Optimistis Bawa Pulang 2 Emas

Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (IPSI Kaltim) bersama KONI Kaltim, pada Jumat (08/09/2023) di Balaikota Samarinda, telah melepas sebanyak 28 atlet dan 7 pelatih Silat untuk berlaga di ajang babak kualifikasi PON.

SAMARINDA – Sebanyak 28 atlet Silat Kaltim untuk berlaga di ajang babak kualifikasi PON pada 11-14 September 2023 di Universitas Muhammadiyah Solo. Dengan modal meloloskan 13 atlet pada Pra PON 2019 lalu, Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras berharap Silat bisa meraih emas, minimal 2 keping.

“Jujur, Koni Kaltim menaruh harapan besar kepada cabor pencak silat yang masuk kedalam cabang olahraga andalan untuk memberikan kontribusi medali emas dalam PON ke-21 tahun 2024 di Aceh dan Sumut,” ucap Rusdiansyah Aras.

Memang, Silat salah satu menjadi cabor yang zona medali bagi Kaltim sejak lama.

“Dalam catatan KONI Kaltim, sejak PON ke-12 tahun 1989 di Jakarta hingga PON ke-20 tahun 2021 di Papua, pencak silat menjadi cabor pendulang medali emas untuk kontingen Kaltim,” katanya.

Sementara itu Ketua Pengprov IPSI Kaltim, Andi Harun mengatakan pihaknya akan memberikan bonus bagi para atlet yang lolos Pra PON zona medali. Meski masih dirahasiakan nominalnya, diharapkan hal tersebut bisa memotivasi para atlet yang bertanding.

“Pulang dari Solo saya akan kasih bonus. Berapa Bonusnya? Saya tidak umumkan tapi pasti insyaAllah angkanya kalian akan puas. Karena bagi saya prinsip saya, medali itu cuma satu, emas. Bahwa kita dapat perak dan perunggu akibat dari telah membuncahnya segala usaha untuk meraih hasil,” jelas AH, panggilannya.

Tambah AH, medali emas adalah kepingan yang diperhitungkan. Untuk itu para pendekar Kaltim yang bertanding ini untuk mengerahkan segala kemampuannya agar pulang membawa emaa tersebut.

“Tapi bagi saya, medali yang saya hitung itu emas. Dan saya berharap kalian di kepalanya yang tertempel medali itu adalah emas. Bahwa nanti kalian sudah mengerahkan seluruh upaya dan kekuatan dipakai berjuang dan pada akhirnya dapat perak, itu adalah akibat dari sebuah usaha yang terlah kita lakukan,” ujarnya.

KONI Kaltim juga akan memberikan bonus bagi para atlet peraih medali di ajang babak kualifikasi yang tengah berjalan. Di mana untuk peraih emas akan mendapatkan 15 juta, perak 7.5 juta dan perunggu 5 juta. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *