
SAMARINDA, KALTIMEDIA.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kaltim membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023 dan Murni 2024 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim berkali-kali. Dari beberapa kali pertemuan, diperkirakan APBD Perubahan sekitar Rp25 triliun.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim Sarkowi menjelaskan anggaran terdapat rancangan pendapatan daerah sebesar Rp18 triliun dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp8,9 triliun, Pendapatan Transfer Rp9,4 triliun dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp332 miliar.
“Ini yang turut mendongkrak nilai penambahan APBD 2023 di perubahan,” ucap Sarkowi, Rabu (9/8/2023).
Ia menjelaskan pembahasan APBD itu masih belum berakhir, ditegaskan dalam beberapa hari ke depan juga akan dilaksanakan pembahasan APBD bersama dengan TAPD.
Dalam pertemuan tersebut juga membicarakan beberapa Organisasi Perangkat (OPD) yang memiliki alokasi anggaran cukup besar. OPD yang dimaksud antara lain Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Dalam pembahasan tersebut telah merencanakan kedua OPD tersebut untuk dapat terlibat dalam pembahasan guna maksimalisasi daya serap anggaran.
“Ini belum pernah kita lakukan sebelumnya, maka dari itu tadi saya suarakan agar dapat dilakukan, tujuannya untuk membahas evaluasi dan rencana progran ke depan untuk maksimalisasi,” tutupnya. (adv/pry)





