
Kutai Kartanegara, Kaltimedia – Pemerintah Desa (Pemdes) Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, berencana akan melakukan pengembangan pada objek wisata Danau 10 Nusa.
Keindahan yang dimiliki Danau 10 Nusa mampu membuat wisatawan yang melihatnya kagum. Danau 10 Nusa berbeda dari danau-danau lainnya. Perbedaan itu akibat adanya 10 pulau kecil di dalamnya.
Kasmir sebagai Kepala Desa (Kades) Muara Wis menuturkan, bahwa selama ini Danau 10 Nusa hanya dimanfaatkan untuk menangkap ikan oleh warga sekitar yang memang mayoritas bekerja sebagai nelayan.
Melihat potensi keindahan alam yang dimiliki objek wisata Danau 10 Nusa, membuat Pemdes Muara Wis berencana untuk mengembangkannya menjadi objek wisata baru.
“Ini akan kita kembangkan nanti, karena menurut kami potensial sekali jadi objek wisata. Keberadaan banyak Nusa di sebuah danau itu kan menjadi potensi tersendiri,” kata Kasmir saat dikonfirmasi, Minggu (11/6/2023).
Danau 10 Nusa menawarkan keindahan alam yang tenang, sehingga cocok untuk para wisatawan yang ingin melepas penat setelah menjalani rutinitasnya.
Wisatawan juga dapat menyaksikan matahari terbit dan tenggelam dari atas pulau.
Selain itu Pemdes Muara Wis mengatakan, untuk menarik minat wisatawan, akan dibangun wahana camping ground, area pemancingan, hingga penginapan di kawasan Danau 10 Nusa.
“Sekarang ini kan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa kami sudah terbentuk, ini mau ada sosialisasi juga dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim. Nanti kita coba diskusikan lagi lebih jauh, bagusnya seperti apa. Kalau rencana kami sih mau buat camping ground, home stay, Perkebunan dan spot-spot pemancingan. Karena kan ini pulaunya berbeda-beda,” ungkapnya.
Meski baru sebatas wacana, Kasmir sangat optimis potensi wisata di Desa Muara Wis dapat dikembangkan. Mengingat banyaknya pulau-pulau yang dapat menawarkan sensasi berbeda di tiap pulau jika dikembangkan nanti.
“Sebenarnya sekarang ada aja yang berkunjung, satu atau dua orang, baik untuk mancing atau sekedar camping,” sebut Kasmir.
“Harapan kita tidak lain adalah, agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di sini. Terutama lewat transportasi, karena kan perlu perahu untuk menuju danau itu. Semoga ini bisa kita realisasikan,” harapnya.





