
KUKAR, KALTIMEDIA – Aksi kejar-kejaran antara polisi dengan pemotor kebut-kebutan terjadi di kawasan jalur dua Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Aksi kejar-kejaran itu viral di Instagram. Dalam video tersebut terlihat aksi balapan liar oleh para remaja tiap malam di akhir pekan.
Saat itu personel Satlantas Polres Kutai Kartanegara sedang berpatroli sepanjang jalur dua poros Tenggarong-Samarinda. Personel Satlantas Polres Kutai Kartanegara melihat sejumlah motor yang terlihat sedang kebut-kebutan dari arah RSUD Parikesit menuju jalur poros Tenggarong-Samarinda.
Karena membahayakan, polisi berusaha mengejar dan menghentikan pengendara motor tersebut. Hingga akhirnya puluhan motor dapat diberhentikan. Sementara, masih ada beberapa pengendara motor yang berhasil kabur kembali ke Samarinda. Puluhan remaja pengendara motor itu pun akhirnya ditilang karena sejumlah pelanggaran. Salah satunya balapan liar di jalan. Kasatlantas Polres Kukar AKP Reza Pratama melalui Baur Tilang Satlantas Polres Kukar, Aipda Ade Chandra mengatakan aksi ini dikeluhkan warga. Warga merasa tidak aman dalam berkendara terutama saat melintasi jalan yang menghubungkan Tenggarong-Samarinda itu.
“Aksi-aksi seperti itu sangat berbahaya, ditambah mereka tidak mengenakan peralatan keamanan berkendara seperti helm,” ujarnya. Sekitar 21 pengendara motor berhasil terjaring razia. Mereka semua merupakan remaja berusia 14 tahun hingga 19 tahun. Dari puluhan remaja itu, diketahui hanya satu orang yang memiliki kelengkapan surat-surat berkendara seperti Surat Izin Mengemudi atau SIM.
Untuk memunculkan efek jera, puluhan remaja digelandang menuju Pos Satlatantas dan dipanggil orangtuanya. Selain memanggil orangtua, polisi juga menilang dan menahan motor puluhan remaja tersebut. Kendaraan roda dua itu baru bisa ditebus dengan melampirkan surat keterangan dari pihak RT/RW dan sekolah.
Di depan para orangtua mereka membuat surat perjanjian dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatan ugal-ugalan, karena mereka rata-rata masih pelajar,” terangnya. Ade mengungkapkan, pihaknya akan terus menggelar patroli. Terutama di kawasan yang kerap ada aksi ugal-ugalan atau kebut-kebutan. Dia pun mengimbau kepada masyarakat yang merasa terganggu dan melihat aksi balap liar bisa langsung melapor ke Satlantas Polres Kutai Kartanegara. (pry)
.





