
SAMARINDA – Guna melebarkan cabang olahraganya, Pengurus Persatuan Cricket Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (PCI Kaltim) yang di Pimpin langsung oleh Budhi Iriawan, akan berupaya memasukkan Cricket ke Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim.
Hal tersebut dilakukan setelah Ia terpilih menjadi Ketua saat Musprov yang dilaksanakan pada 27 Mei 2023 lalu. Kini, Ia menargetkan untuk melakukan workshop ke Disdikbud, Dispora dan KONI Kaltim untuk melaporkan susunan kepengurusan yang baru terbentuk ini.
“Terutama untuk Dinas Pendidikan, mudah-mudahan di tahun 2024 mendatang itu masuk dalam cabor yang dibina di SKOI. Sebenranya sudah lama keinginannya. Mulai dari PON Jabar sampai PON Papua, ini juga masih terlewatkan,” ujar Budhi Iriawan, Senin (05/06/2023).
Budhi berharap melalui demisioner ketua PCI Kaltim sebelumnya yakni Musyahrim, cabor Cricket bisa melebarkan sayapnya di SKOI nanti.
“Mudah-mudahan dengan adanya koneksi dengan pak Ketua yang lama, mudah-mudahan sekarang ini katanya pak Kurniawan Kadisdikbud orangnya lebih welcome, kita bisa masuk untuk audiensi kemudian menyampaikan keinginan kita,” harapnya.
Lebih lanjut, Budhi juga menerangkan bahwa sebelumnya Ia sempat berbincang mengenai hal tersebut kepada Kepala SKOI Kaltim Suprayogi. Di mana keputusan tersebut tergantung dari Disdikbud provinsi.
Kendati demikian, Budhi optimis cabornya bisa masuk lantaran memiliki modal prestasi dari event nasional baik itu single event maupun multi event. Bahkan 2 atletnya terpanggil dan meraih medali saat Sea Games 2023 lalu di Kamboja.
“Tapi tetap kita harus memberikan semacam ekspose kepada Dinas Pendidikan apa prestasi yang sudah kita capai. Dan kami berani melakukan itu karena kita sudah punya prestasi dan boleh dikatakan, Cricket di Kaltim, terutama di Samarinda dan di daerah lainnya dikatakan sudah merata kemampuannya,” jelas Budhi.
Selain itu juga, selama memimpin Cricket Kaltim periode 2023-2027, Budhi berupaya untuk dapat memiliki lapangan khusus bagi cabornya. Mengingat selama ini atlet Benua Etam biasanya berlatih di area Komplek GOR Kadrie Oening dengan beberapa cabor lainnya.
“Karena kita belum memiliki lapangan yang representative yang memang betul-betul punya Cricket. Ini yang kita perlu juga lakukan untuk kedepannya,” pungkasnya. (Dy)



