
Kutai Kartanegara, Kaltimedia – Beras menjadi bahan pokok utama bagi setiap masyarakat. Hampir setiap wilayah di Indonesia memiliki sawah untuk memenuhi kebutuhan pangan. Pemerintah Desa (PemDes) Benua Puhun, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sedang berupaya mencetak lahan seluas 100 hektare, untuk meningkatkan sektor pertanian di desa tersebut.
Kepala Desa Benua Puhun Ardinansyah atau yang biasa disapa H. Nan, mengungkapkan hal itu saat dihubungi wartawan pada Senin (5/6/2023).
Dia juga menambahkan, bahwa rencana ini sudah masuk dalam tahap pembuatan alur kanal air, guna mengendalikan keluar-masuknya air ke area persawahan.
“Lokasi yang kami rencanakan tadi bisa ditanam padi, kami berharap kedepan bisa dapat lumbung pangan, jika sudah bisa kita tanam padinya,” ucap H. Nan.
H. Nan mengungkapkan bahwa kanal air sangat diperlukan, karena khawatir ketika hujan, air sungai akan mengalir ke area persawahan, sehingga ditakutkan dapat menyebabkan gagal panen. Lain sisi, kanal air juga berfungsi untuk mengalirkan air ke area persawahan saat musim kemarau datang.
Petani padi di desanya pun saat ini masih terbilang sangat sedikit, hanya sekitar 10 hingga 15 orang saja yang aktif.
Pencetakan lahan ini diharapkan dapat meningkatkan minat warga untuk bertani, sehingga dapat memenuhi lumbung pangan bagi Kukar.
“Jadi kami melanjutkan apa yang menjadi cita-cita dan angan-angan masyarakat, bahwa di Desa Benua Puhun bisa menciptakan lumbung padi,” katanya.





