
Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Pohon kelapa, tanaman dengan nama latin Cocos nucifera L. merupakan anggota tunggal dalam marga Cocos dari suku aren-arenan atau Arecaceae. Pohon kelapa memegang peranan penting di perekonomian Indonesia.
Di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki dua kecamatan dengan potensi kelapa yang berlimpah, yaitu Samboja dan Muara Jawa. Pemerintah setempat pun mewacanakan akan membangun pabrik di kedua tempat tersebut.
“Di Samboja dan Muara Jawa punya 7.000 hektare perkebunan pohon kelapa, dan ini sangat berpotensi sekali,” kata Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kukar Muhammad Taufik, Senin (22/5/2023) siang.
Dirinya menjelaskan, dengan dibangunnya industri buah kelapa akan berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar dan menambah nilai jual dari produk turunan kelapa itu sendiri.
“Jika pabriknya sudah ada di dua kecamatan, maka perdagangan dan industrinya akan jalan,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto menjelaskan, hasil kajian yang telah dilakukan oleh tenaga ahli dari UGM, adapun pembangunan satu pabrik dibutuhkan dana sebesar 2 Miliar.
“Untuk satu pabrik butuh dana 2 Miliar, dan itu sudah termasuk pembinaan tenaga ahli yang profesional dan siap me-mentor para petani kelapa nantinya,” jelasnya.
Dengan adanya industri dari kelapa, akan ada produk turunannya seperti minyak kelapa, sari kelapa, arang serta sabut. Keempat produk ini memiliki potensi di dunia pasar yang tentunya sangat menjanjikan.
“Sudah ada pesanan dari salah satu kontraktor di IKN untuk permintaan sabut kelapa, digunakan untuk penguatan infrastruktur jalan,” ungkapnya.
Melihat permintaah tersebut, pihaknya berencana akan menargetkan pembangunan pabrik menggunakan APBD Perubahan 2023.
“Kami menargetkan di APBD Perubahan tahun ini, dan sudah teranggarkan pembangunannya di dua kecamatan,” tutupnya. (Ang)





