
Samarinda – Berdasarkan pedoman regulasi baru dari pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), bahwa peraturan Kepolisian No.10 Tahun 2022, dalam persiapannya mengulirkan kompetisi Liga 1 musim 2022-2023, Panitia Pelaksana Stadion Segiri Samarinda perlu memenuhi ceklist asesmen yang diinginkan oleh Polri dan Panitia Pusat.
Dimana setelah di kroscek langsung oleh Tim Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polda Kaltim pada Kamis (19/01/2023) kemarin, telah memenuhi 30 item sarana dan pra sarana. Sehingga penambahan persyaratan dokumen dan pra sarana yang diajukan bisa diturunkannya surat perizinan untuk menggulirkan pertandingan.
Ketua Panitia Pelaksana Liga 1 BRI Stadion Segiri, Brigjen TNI (Purn) Sudirman, mengaku baru saja mendapatkan surat izin tersebut pagi tadi dan hanya menerima persyaratan dengan jumlah 50 persen kapasitas penonton.
“Dari hasil upaya-upaya yang kita laksanakan, kelengkapan masalah dokumen dengan sarana pra sarana, turun perizinan untuk kita melaksanakan pertandingan ini. Walaupun memang baru kita di kasih kebijaksanaan untuk penonton 50 persen,” kata Ketua Panpel, Sudirman dalam konfrensi persnya.
Ia menjelaskan bahwa 50 persen tersebut dengan jumlah 6.500 penonton dan hanya akan menjual tiket kepada masyarakat sedikitnya 4.500 tiket atau penonton yang menyaksikan partai Derby Papadaan hari ini.
“Kalau 50 persen dari kapasitan Segiri dari 13 ribu sekian ini, kita diperbolehkan untuk 6.500 penonton. Yang hanya kita jual (tiket) nantinya hanya 4.500. Yang 2.000 nya kita cadangkan untuk undangan kemudian tamu-tamu yang belum tercatat buat kita,” jelasnya.
Sudirman kembali menerangkan, bahwa 2.000 kursi lainnya itu diperuntukkan bagi tamu undangan VVIP.
“Jadi kita masih punya alokasi 2.000. Kenapa demikian? Karena kita tetap mematuhi aturan itu. 6.500 ya udah 6.500. Makanya nggak kita jual semua 6.500 itu, kita sisihkan 2.000 itu untuk antisipasi,” terang Sudirman.
Meski begitu, Ia berharap regulasi yang baru ini bisa diterima oleh masyarakat dan bisa ditambah lagi untuk jumlahnya jika bisa di patuhi dengan baik dan maksimal.
“Sehingga di harapkan putaran pertama ini, di regulasi terbaru ini kita bisa mematuhi, dengan harapan kita untuk putaran berikutnya, tambahan-tambahan penonton bisa di rekomendasikan ke kita nantinya,” pungkasnya. (Dy)





