
SAMARINDA, Kaltimedia.com – Kepala DKP3A Kalimantan Timur (Kaltim) Noryani Sorayalita berharap hadirnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang ada di Kaltim dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Khususnya terhadap pendidikan yang berkualitas, menekan angka perkawinan anak, serta tumbuhkan ekonomi berbasi rumahan.
“Alhamdulillah dibeberapa kabupaten/kota sudah ada DRPPA, salah satunya pada tahun ini di Kabupaten Paser pada bulan Juli kemarin sudah launching,” katanya kepada media Kaltimedia.com, Sabtu (8/10/2022).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan DRPPA di Kabupaten Paser itu dihadiri oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan Pemerintah Provinsi Kaltim serta Pemerintah Kabupaten Paser. Di tempat terpisah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Paser Romif Erwinadi mengatakan, hadirnya DRPPA menjadi pusat edukasi yang terintegrasi bagi hak perempuan dan anak.
“Saya berharap ini akan bersinergi dengan kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang merupakan salah satu program peningkatan kualitas kjeluarga,” ujar Romif.
Di Kabupaten Paser sendiri, Romif menjabarkan telah terbentuk 21 Kampung KB yang tersebar di 10 kecamatan dan nantinya setiap desa akan menjadi kampung KB.
“Semoga Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) pun demikian,” harapnya.
Ia menyebut, strategi untuk mewujudkan DRPPA antara lain dengan melakukan kaderisasi, pengorganisasian dan pengembangan kapasitas perempuan dan anak di desa.
“Sementara di lingkungan OPD juga kita lakukan penguatan tata kelola pemerintahan yang demokratis sebagai ruang pengintegrasian perspektif gender, penguatan tata kelola pembangunan yang berkeadilan sosial serta penguatan kerjasama untuk memperluas ruang pemberdayaan perempuan dan anak,” pungkasnya. (titi)





