Komisi IV Sebut Jumlah Sekolah Di Kaltim Masih Kurang

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.

SAMARINDA – Jumlah sekolah di Kaltim masih kurang. Demikian diakui Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi. kondisi yang didapatkan berdasar keluhan masyarakat dan laporan dari dinas terkait itu, perlu perhatian khusus.

“Momennya IKN. Perlu mempersiapkan sekolah-sekolah khususnya SMA/SMK yang merupakan kewenangan provinsi. Seperti di Samboja dan daerah penyangga IKN lainnya agar pendidikan bisa merata,” sebut Akhmed Reza saat memimpin rapat Komisi IV DPRD Kaltim dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Selasa (20/9/2022).

Diketahui, terkait peningkatan infrastruktur di Perubahan APBD Kaltim Tahun 2022 ada program peningkatan sarana dan prasarana dan utilitas sekolah SMA, SMK dan SLB, termasuk SKOI.

Ia meminta Disdikbud Kaltim memberikan data terkait kurangnya sekolah yang membuat masyarakat kesulitan mendapatkan akses pendidikan layak.

Selanjutnya, politisi Gerindra itu meminta agar pemberian beasiswa dapat dipermudah dan penyebarannya dapat merata, salah satunya dengan memberikan informasi terbuka kepada masyarakat seluruh kabupaten/kota.

“Kouta penerima ditambah pada 2023 dan pemberian informasi mulai pendaftaran sampai apa saja syarat harus disebar luaskan. Kemudian berikan pemahaman apa saja penyebab mereka yang telah mendaftar tetapi kemudian tidak lolos,” ujarnya. (IMD/ADV/DPRDKALTIM).

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *