Warga Keluhkan PDAM, Tagihan Melonjak Drastis 2 Kali Lipat

Warga Keluhkan PDAM, Tagihan Melonjak Drastis 2 Kali Lipat.

BALIKPAPAN – Warga sekitar Jalan Padat Karya keluhkan biaya tagihan air yang terus meningkat. Bukan tanpa sebab, berdasarkan tagihan yang mereka terima, hintungan perkubiknya melonjak 2 kali lipat.

Apalagi, air hanya mengalir dimalam hari, tidak 24 jam. Tentu saja hal tersebut membuat warga geram.

“Ya kesal kita mas. Gimana enggak, bulan kemarin kita cuma kenak 38 kubik. Eh bulan ini mau bayaran kok jadi 79 kubik. Mana nyalainnya cuma 3 jam dan tengah malam. Dan kadang beberapa hari baru dinyalain kan kita pakai tandon. Gak masuk akal ini mas,” seru seorang ibu Warga RT 02 Padat Karya.

Diketahui didaerah Padat Karya air hanya berjalan sekitar pukul 22.00 Wita sampai 06.00 Wita. Tidak beroperasi selama 24 jam.

“Sudah gak 24 jam, kadang isi angin, kok bayarnya mahal banget. Semua serba mahal. Makin susah kita dibuatnya. Apa ada permainan ini pihak PDAM,” serunya.

Dirinya bersama beberapa warga lainnya sudah melaporlan hal tersebut kepada pihak PDAM. Namun jawaban yang diterima tidak memuaskan.

Bahkan, pihak PDAM mengelak tidak ada kerusakan, dan malah menyalahkan pipa rumah warga yang dirasa bocor.

“Sudah kita lapor mas. Tapi mereka bilang tidak ada kerusakan dan tidak perlu pengecekan karna hitungannya sudah sesuai. Padahal ya itu meterannya muter-muter isi angin. Minta ganti katanya gak rusak. Heran saya. Kemana lagi harus mengadu. Ya masa bayar air sampai segitu kan lumayan mas. Kan mencekik kita orang kecil,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan konfirmasi dari pihak Costumer Service PDAM Tirta Manuntung Balikpapan, saat dihubungi mengatakan bahwa bisa jadi meteran yang terus berputar tersebut disebabkan kebocoran didalam rumah.

“Kalau mau ya ditutup (meteran) mas. Kalau pas ngalir saja dibuka. Kalau misal kondisi dirumah sudah tertutup semua tapi meteran mutar berarti ada kebocoran di dalam rumah. Saya rasa kecil kemungkinan kerusakan pada meteran kami,” jawabnya singkat. (ar)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *