Sejumlah Folder Air di Kota Samarinda Tak Berfungsi dengan Maksimal

Jasno, anggota Komisi III DPRD Samarinda

SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Komisi III Jasno mengkritik sejumlah fungsi polder air yang tidak maksimal. Dimana dirinya mengatakan, daya tampung polder air tidak cukup serta aliran drainase yang kurang lancar menjadi salah satu penyebabnya.

“Saya melihat tidak berfungsi polder-polder yang ada, karena aliran yang masuk lebih tinggi dari itu. Ada polder, tetapi di daerah situ juga banjir,” katanya, Selasa (29/3/2022).

Lebih lanjut, dalam pengertiannya polder adalah suatu cara penanganan banjir rob dengan kelengkapan sarana fisik satu kesatuan pengelolaan tata air tak terpisahkan, yang meliputi sistem drainase kawasan, kolam retensi, tanggul keliling kawasan, pompa dan pintu air.

Jasno juga membeberkan polder di Jalan Banggris, dirinya mengungkapkan ketika hujan deras terjadi justru air mengalir ke arah pemukiman warga. Bukan ke polder yang telah disediakan.

“Contohnya, di Jalan Banggris saya sudah keliling foldernya keringa, tetapi di pemukiman masyarakat banjir. Sampai Jalan Antasari itu. Saya sudah keliling, artinya disana masih kurang. Saya tidak tahu perencanaannya gimana. Mudah-mudahan pemerintahan yang baru semoga bisa memberikan dampak yang baik untuk masyarakat,” pungkasnya. (advertorial)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *