
BALIKPAPAN – Kebakaran terjadi di RT 56, Jalan Mayjend Sutoyo, Gunung Malang, Klandasan Ilir, Balikpapan Selatan (Balsel), pada Senin (5/7/2021) sore sekira pukul 16.35 Wita. Si jago merah sore itu melahap bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu.
Sudarminto, seorang pengrajin lemari mengatakan api pertama kali terlihat di lantai dua rumah tetangganya. Saat kejadian pun rumah tersebut masih ada aktivitas.
“Ada orangnya kok. Mereka di lantai bawah, sementara api dari lantai atas. Enggak tahu juga kenapa sampai begitu. Api cepat membesar karena rumah kayu,” katanya.
Mendengar teriakan warga dan melihat api mulai membesar, pria 51 tahun itu langsung memberitahu istrinya Handayani (36) yang saat itu sedang mencuci pakaian. Keduanya lantas berusaha menyelamatkan beberapa barang yang ada di rumahnya.
“Enggak sempat bawa semua barang-barang, termasuk barang berharga. Yang terpenting saya dan istri bisa selamat,” ceritanya.
Usai asap membumbung tinggi, petugas pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menurunkan sedikitnya 13 unit ke lokasi. Keadaan rumah yang padat serta banyaknya animo masyarakat yang berkumpul, kembali menjadi kendala tim pemadam dan relawan.
“Sedikit kendala melakukan pemadaman. Akses masuk lokasi sempit. Kemudian saat kita sampai di TKP api sudah besar dan cepat menyebar karena rumah yang padat dan bangunan sebagian besar dari kayu,” ungkap Kabid Kebencanaan dan Kedaruratan BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali.
Api pun berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelahnya. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut, baik dikarenakan arus pendek atau ada unsur kelalaian masyarakat.
“Penyebab nanti biar dari kepolisian yang melakukan penyelidikan. Kita fokus untuk lakukan pemadaman,” serunya.
Tercatat, dari informasi sementara ada sekitar enam rumah dengan 10 KK yang terdampak dari kebakaran tersebut.
“Yang terbakar sekitar enam rumah, dan jumlah KK kurang lebih ada 10,” ungkap Ketua RT 56, Marzuki. (pcm)





