
BALIKPAPAN – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dalam waktu dekat akan melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) pertama pembentukan Ikatan Alumni (IKA) UMRAH. Diketahui, pelaksanaannya sendiri akan berlangsung pada 1 Juni 2021 mendatang.
Tentu saja hal ini menjadi sesuatu yang baru, karena sejak terbentuk pada 2007 silam, kampus yang terletak di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ini belum memiliki wadah alumni setingkat Universitas. Hanya beberapa jurusan yang sudah memiliki Ikatan Alumninya sendiri.
Karenanya, ketika wacana pembentukan IKA UMRAH ini mencuat, banyak mendapatkan respon dan dukungan positif dari kalangan alumninya. Bahkan, banyak nama alumnus dari berbagai jurusan yang mulai bermunculan dan digadang-gadang sebagai calon ketua IKA UMRAH.
Dari sekian banyak nama yang muncul, salah satunya adalah Imaduddin Abdurrachim, yang merupakan lulusan UMRAH tahun 2017 lalu. Imad sapaannya, merupakan alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), jurusan Ilmu Administrasi Negara.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Imad yang saat ini berada di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu mengatakan dirinya tak menampik telah mendapatkan dorongan dari sejumlah alumni lainnya untuk maju dalam Munas IKA UMRAH tersebut.
“Iya alhamdulillah ada beberapa teman yang sudah berkomunikasi dan mendorong untuk maju,” ucapnya.
Meski begitu, mantan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisip UMRAH tahun 2016 itu mengatakan dirinya tidak terlalu menggebu dan masih akan berkoordinasi dengan rekan serta senior alumni lainnya. Namun, ketika ditanya mengenai kesiapannya, Imad mengatakan dirinya siap maju sebagai Calon Ketua IKA UMRAH dab siap mensukseskan Munas pertama tersebut.
“Kalau ditanya kesiapan, ya Insha Allah kita siap maju dan mensukseskan Munas Pertama IKA UMRAH ini. Kedepan masih akan berkomunikasi dengan senior dan rekan lainnya,” ungkapnya.
Tambahnya, siapapun nanti yang akan menjadi ketua, menurutnya wajib membawa IKA UMRAH ke tujuan yang jelas. Supaya, pembentukan wadah alumni tersebut tidak jadi eforia semata dan ajang cari panggung politik serta materi saja.
“Ya siapapun lah yang menahkodai, saya harap bisa bawa IKA UMRAH ketujuan yang jelas. Tidak bisa dipungkiri, dalam hal ini perlu dua kesiapan, yaitu kesiapan mental dan materi. Karna ini bukan Ormawa. Banyak kepala, banyak ide dan gagasan, nah itu PR untuk yang terpilih. Bukan hanya bermodalkan semangat menggebu dan mencari keuntungan semata disini,” jelas Imad yang saat ini menjabat sebagai Komisaris PT Kaltim Online Sinergi dan ketua Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) Kota Balikpapan.
Sementara itu, Ari Susanto atau biasa disapa Inyong, yang juga merupakan rekan Imad dan ikut mendukung pencalonannya mengatakan bahwa siapapun berhak maju dalam pemilihan di Munas tersebut. Inyong pun berharap dukungan dari para alumnus untuk mensukseskan jalannya Munas pertama IKA UMRAH nantinya.
“Semua berhak, tapi lihat kapasitas. Itu saja. Intinya ayo kita sama-sama sukseskan pembentukan IKA UMRAH ini. Sekali lagi berjuang, rapatkan barisan,” seru Inyong yang juga merupakan partner Imad saat di BEM Fisip UMRAH itu. (ar)



