Kebakaran di Area Cooler Box, Asap Hitam Selimuti Kilang Pertamina RU V

Asap hitam yang berasal dari komplek kilang Pertamina. (fm)

Balikpapan – Asap hitam membumbung tinggi diatas komplek perkilangan milik Pertamina pada Jumat (26/3/2021) pagi. Diduga telah terjadi kebakaran di dalam komplek kilang Pertamina.

Beberapa video dan foto pun mulai tersebar di media sosial Instagram. Bahkan, sempat membuat panik masyarakat Kota Balikpapan.

Beberapa relawan pemadam kebakaran pun sudah bersiap. Namun, beberapa informasi yang didapatkan Kaltimedia.com diawal, asap hitam tersebut berawal dari simulasi di dalam komplek Kilang Pertamina.

Namun, hal tersebut tidak sejalan dengan pengakuan masyarakat di daerah gunung polisi yang saat kejadian melihat pekerja didalam kilang tampak berhamburan keluar lokasi. Terkait hal itu, Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan telah menerima laporan bahwa benar terjadi insiden di komplek perkilangan Pertamina.

Jelasnya, keadaan tersebut telah terkendali dengan cepat.

“Saya telah menerima laporan sebelumnya, ya sekarang sudah terkendali dan baik,” ucapnya.

Kejadian tersebut berlangsung kurang lebih 30 menit hingga akhirnya asap menghilang. Sementara itu, Pertamina RU V Balikpapan membenarkan kejadian tersebut.

Area Manager Communication, Relation dan CSR PT Pertamina RU V Balikapan Ely Chandra Perangin-Angin, Jumat (26/3/2021) mengatakan operasi kilang tidak terganggu dengan kejadian percikan api yang terjadi beberapa saat yang lalu.

“Kejadian percikan api tersebut terjadi di lokasi yang tidak terkait langsung dengan proses produksi kilang, sehingga operasional tidak ada yang terhenti,” kata Chandra.

Jelasnya, percikan api dari area cooler box (bak pendingin air) Kilang RU V Balikpapan yang terjadi sekitar pukul 08.42 WITA. Percikan tersebut berhasil dipadamkan sekitar 25 menit kemudian dengan menggunakan empat armada trailer foam.

“Pemadaman telah selesai dilakukan, dan saat ini sedang dalam proses pendinginan di lokasi kebakaran” jelasnya.

Mengenai sebab percikan api tersebut, Chandra mengatakan tim dari Pertamina RU V Balikpapan sedang melakukan investigasi untuk memastikan penyebanya.

“Tim Pertamina RU V juga melakukan monitoring di lingkungan sekitar kilang, dan kami berterima kasih akitivitas masyarakat tetap waspada namun aktivitas masyarakat berjalan normal” serunya. (ar)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *