Ruang ICU Penuh, RS Diminta Untuk Menambah Ruang Isolasi

RSKD menjadi salah satu rujukan bagi pasien Covid-19. (is)

BALIKPAPAN – Beberapa Rumah Sakit di Kota Balikpapan dikabarkan hampir penuh. Bagaimana tidak, diketahui untuk kondisi keterisian ruang isolasi untuk pasien Covid-19 sudah mencapai 71 persen, sedangkan untuk ruang Intensive Care Unit (ICU) sudah terisi penuh atau seratus persen.

Penyebab dari hal tersebut dikarenakan perkembangan kasus Covid-19 yang kian meningkat secara signifikan selama satu pekan belakangan ini.

Hal ini seperti yang disampai Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, bahwa dalam Minggu ini kondisi ICU di rumah sakit full rasio pemakaian seratus persen, dan untuk ruang isolasi untuk penduduk Balikpapan sudah mencapai 71 persen.

“Tetapi rumah sakit di Balikpapan banyak diisi dari rujukan Paser, PPU, Samboja dan Samarinda. Jadi Kalau jumlah dengan penduduk luar Balikpapan, maka rasio keterisian ruang isolasi sampai 80 persen,” ucapnya dalam Konfrensi Pers, Senin (28/12/2020).

Lebih lanjut, untuk standar keterisiaan ruang isolasi sendiri seharusnya hanya mencapai 60 persen saja. Oleh karenanya, langkah strategis antisipasi perlu segera dilakukan agar warga yang terpapar bisa mendapat perawatan.

“Kami minta rumah sakit untuk waspada dengan menambah dan membuka lagi ruang isolasi Covid-19,” lanjutnya.

Untuk kedepannya pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim agar Balikpapan juga boleh merujuk pasien lintas Kabupaten.

“Karena ICU kita juga tersisi rujukan dari Samarinda, maka bisa saja Balikpapan juga sebaliknya merujuk ke Samarinda. Kita sudah melaporkan dan berkoordinasi dengan Dinkes Kaltim. Bukan hanya Balikpapan saja, tapi kita juga boleh merujuk lintas Kabupaten,” jelasnya.

Ada pun persiapan lainnya, seperti di daerah lain dengan mendirikan tenda darurat.

“Sejelek-jeleknya tenda boleh dibuka. Sama seperti daerah lain mengantisipasi lonjakan kasus,” ucapnya. (pcm)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *