Sengketa Pilkada, Wagub Serahkan Sepenuhnya Kepada Penyelenggara

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi. (pry)

SAMARINDA – Sengketa Pilkada berlangsung di beberapa daerah pasca digelarnya pesta demokrasi tersebut pada 9 Desember 2020 lalu. Seperti yang terjadi di Pilkada Samarinda dimana Paslon 03 Zairin-Sarwono berencana menggugat KPU Samarinda karena menetapkan paslon 02 Andi Harun-Rusmadi sebagai Walikota terpilih dalam rekapitulasi penghitungan suara beberapa waktu lau.  

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi mengatkan dirinya pribadi tidak akan ikut campur dalam hal tersebut. Hadi menyerahkan hal tersebut kepada penyelenggara seperti Bawaslu dan KPU.

“Yang pasti, kan kita serahkan ke KPU dan Bawaslu,” ucap Hadi Mulyadi.

Hadi pun berharap perselisihan Pilkada bias segera terselesaikan, agar nantinya tampuk kepemimpinan Walikota Samarinda dapat berjaln dan meneruskan pembangunan di Kota Tepian.

Disela itu, Hadi juga mengungkapkan jumlah partisipasi pemilih di Kaltim bertambah sebanyak tiga persen dibandingkan pemilu 2019 lalu. Dari sekitar 49 persen di pemilu 2019, menjadi 52 persen dalam Pilkada tahun ini.

“Kata siapa turun? Justru naik dari 49 persen menjadi 52 persen. Saya ini mengikuti perkembangannya terus,” serunya. (pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *