Bandara Sepinggan Lakukan Uji Coba Alat GeNose

uji coba alat GeNose di Bamdara SAMS Sepinggan Balikpapan. (pcm)

BALIKPAPAN – Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menjadi bandara yang pertama mendatangkan Alat pendeteksi Covid-19 yang bekerja melalui hembusan nafas atau GeNose.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Barata
Singgih Riwahono menjelaskan alat bantuan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) itu diuji coba kepada komunitas Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Dalam uji coba tersebut, tak butuh waktu lama dan hanya butuh hitungan menit untuk mengetahui hasil dari screening.
Kemudian, uji coba ini hanya dilakukan dalam satu hari saja. Setelahnya akan diberikan layanan kepada pengguna jasa.

“Hari ini diuji coba untuk komunitas Bandara. Mulai besok bisa memberikan layanan kepada pengguna jasa. Terbuka untuk umum. Tarifnya 40 ribu sekali pemeriksaan, dengan satu kantong. Kuota perhari kita mengantisipasi jumlah traffic penumpang 800 sampai seribu layanan,” ujarnya, Rabu (21/04/2021).

Lebih lanjut, jika dalam pelaksanaannya ditemukan hasil positif, maka ada beberapa opsi untuk penanganannya. Yakni di ruang isolasi atau konsultasi. Sehingga dari situ nantinya akan disampaikan penjelasannya secara detail.

“Itu bisa berbagai sebab dan faktor karena genose sangat sensitif. Jika tidak memenuhi syarat pengetesan sangat dimungkinkan positif. Untuk menguji itu bisa dilakukan uji ulang dengan genose atau menggunakan alat uji lain seperti antigen,” ungkapnya.

Barata menambahkan, genose hanya opsi bagi pengguna jasa. Dengan demikian antigen serta Swab PCR masih digunakan. Sedangkan ntuk regulasinya sementara sesuai dengan yang ada di bandara lainnya. Ia pun memastikan jika tidak ada masalah dalam pelaksanaannya. Karena genose digunakan untuk validasi pada saat keberangkatan.

“Genose tidak menggantikan. Jadi tiga opsi bagi pengguna jasa. Untuk batasan usia tidak ada, merujuk pada ketentuan. Namun untuk balita tidak diwajibkan,” tandasnya. (pcm)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *