Rutan Balikpapan Gelar Pelatihan Alquran Secara Daring Bagi Warga Binaan

Warga binaan Rutan Balikpapan saat ikuti pelatihan baca Al Quran secara daring.

BALIKPAPAN – Rutan Balikpapan melakukan pembinaan mental dan spiritual kepada warga binaan dengan pelatihan membaca Al-Quran. Seperti yang dilakukan Rumah Tahanan Kelas 2 B Balikpapan yang menggelar pelatihan secara daring.

Program tersebut merupakan kerjasama Rutan Balikpapan dengan Yayasan IBBQ Bogor dan Cinta Quran Foundation (Indonesia Bisa Baca Quran).

“Pelatihan dilakukan secara daring diikuti 27 warga binaan sejak 30 November hingga 3 Desember 2020 untuk sesi pertama ini, kami bekerjasama dengan yayasan IBBQ memberikan pengajaran tentang buta aksara Al Qur’an. Kegiatan ini luar biasa penting bagi kami ada beberapa yang wajib kita bimbing dan wajib kita bina terutama dalam pelaksanaan pengajian,” jelas Kepala Rutan Balikpapan, Sopiana, Senin (30/11/2020).

Ada beberapa kategori bagi warga binaan dalam hal baca Al Quran, seperti Masih terbata-bata hingga tertukar huruf.

”Saya berterima kasih kepada IBBQ yang memfasilitasi secara daring, tentunya setelah mereka keluar dari sini bisa menjadi warga negara yang baik dan mampu membaca Al Quran sehingga harapannya tidak melakukan pelanggaran hukum,” harapnya.

Pelatihan membaca Al-Quran akan dilakukan dua sesi, pertama pada 30 November hingga 3 Desember kemudian sesi dua digelar 21- 24 Desember mendatang. Lanjutnya, kegiatan pembinaan mental spritual Tidak hanya sebatas ini tapi juga terjadwal seperti belajar Al Qur’an seminggu dua kali, diselingi Hadrah (Rabanna), salawatan dan yasinan setiap malam Jumat.

”Ini semua agar hati mereka lebih tenang selama menjalani pembinaan disini dengan mengingat Tuhannya sehingga yang negatif-negatif bisa hilang dan keluar dari sini bisa jadi warga yang baik,” serunya.

Khusus webinar belajar Al-Quran juga mendapat respon yang positif dari yayasan termasuk dari warga binaan.

“Kita sebenarnya  ada kegiatan mengenal Al Qur’an diisi ceramah ustad dari kerjasama dengan kami atau Kementerian Agama yang terjadwal tapi ada pandemi kita hentikan tatapan muka.  Akhirnya saya coba hidupkan  dengan daring ada kawan di Sulawesi Tengah di lapas yang modelnya kita terapkan disini, ” jelasnya.

Sejak pukul 10.00 wita warga binaan telah berkumpul di ruang aula mendengar arahan dari Kepala Rutan Balikpapan dilanjutkan dengan kegiatan Al Quran hingga pukul 12.00 wita.

“Program ini kami umumkan dan  mereka mendaftar. Warga binaan sangat antusias mengikuti ada yang sudah kenal huruf tapi masih terbata-bata. Alhamdulillah ini antusias mereka,” ucapnya. (cy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *