
Paser, Kaltimedia.com – Tim Dayung Kabupaten Paser terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII 2026 yang akan dibuka pada 14 November mendatang. Memasuki lima bulan jelang pelaksanaan, progres latihan atlet disebut telah mencapai sekitar 75 persen.
Persiapan tersebut dilakukan secara berkelanjutan sejak April 2025. Program latihan difokuskan untuk menjaga dominasi cabang olahraga dayung yang selama ini menjadi salah satu andalan Kabupaten Paser dalam ajang olahraga tingkat provinsi.
Kepala Pelatih Dayung Paser, M Yunus, mengatakan perkembangan atlet menunjukkan tren positif. Menurutnya, kemampuan fisik maupun teknik para atlet telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Untuk saat ini baru sekitar 75 persen progres latihan kami karena masih ada sisa kurang lebih 5 bulan lagi,” ujar Yunus, Rabu (24/6/2026).
Ia menjelaskan, fondasi pembinaan sebenarnya telah dibangun sejak tahun lalu ketika para atlet dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional. Pengalaman bertanding tersebut kini menjadi modal penting dalam menghadapi Porprov.
“Untuk 2025 kami juga sudah mengadakan latihan tapi itu untuk persiapan mengikuti beberapa kejuaraan yang diikuti. Jadi itu kami persiapkan untuk tahun 2026 ini khusus di Porprov,” katanya.
Menurut Yunus, program latihan saat ini lebih diarahkan pada peningkatan daya tahan, kecepatan, kekuatan, dan power atlet agar mampu tampil maksimal saat kompetisi berlangsung.
Selain peningkatan fisik dan teknik, tim pelatih juga terus memantau kesiapan mental para atlet. Yunus menilai aspek mental masih menjadi tantangan yang perlu ditingkatkan menjelang Porprov.
Meski demikian, dari sisi performa latihan, atlet dayung Paser menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Intensitas latihan yang dijalani hampir setiap hari membuat kemampuan kecepatan mendayung semakin mendekati target yang diharapkan.
“Seperti ini kan kita lihat ada speed-speed itu sudah intensitasnya kurang lebih 80 sampai 95 persen,” ujarnya.
Namun, ia menilai pengalaman bertanding tetap menjadi faktor penting untuk membentuk kepercayaan diri atlet saat menghadapi lawan di arena kompetisi.
“Kalau untuk mental ini masih ada beberapa atlet yang masih kurang karena mungkin untuk mengujinya kita harus ikut kejuaraan lagi, baik itu levelnya nasional maupun daerah. Jadi di situ kita akan menguji mentalnya si atlet,” jelas Yunus.
Sebagai salah satu cabang olahraga unggulan, tim dayung Paser optimistis mampu memberikan kontribusi besar bagi tuan rumah Porprov Kaltim VIII 2026 dan mempertahankan reputasi daerah sebagai salah satu kekuatan utama olahraga dayung di Kalimantan Timur. (Dy)
Editor: Ang



