
Paser, Kaltimedia.com — DPRD Kabupaten Paser menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Paser Tahun Anggaran 2025.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Baling Seleloi DPRD Paser, Rabu (11/3/2026), dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi, didampingi Wakil Ketua I DPRD Zulkifli Kaharuddin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Paser Fahmi Fadli, Wakil Bupati Ikhwan Antasari, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi Fadli memaparkan kondisi serta perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2025.
Ia menjelaskan bahwa LKPJ yang disampaikan merupakan rangkuman pelaksanaan visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan program pembangunan Paser MAS (Maju, Adil, dan Sejahtera).
Program tersebut juga menjadi bagian dari transformasi menuju konsep pembangunan Paser TUNTAS, yakni Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.
“Kita telah maksimal bekerja di era Paser MAS, dan kami sadar tentu saja masih ada beberapa kekurangan. Ini harus segera diatasi dan dibenahi bersama melalui program-program kerja Paser TUNTAS sehingga sesuai namanya, program kerja yang direncanakan benar-benar bisa dituntaskan pada tahun 2030,” ujar Fahmi Fadli.
Fahmi menyampaikan bahwa secara umum tren APBD Kabupaten Paser mengalami peningkatan selama masa pelaksanaan program Paser MAS. Namun pada Tahun Anggaran 2025 tercatat terjadi sedikit penurunan.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk terus memperhatikan aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.
“Meski meningkat, kita tetap sadar bahwa, jika masih ada aspirasi masyarakat maupun persoalan-persoalan yang belum sepenuhnya terpenuhi dan terselesaikan, ini bukan karena kita tidak atau kurang memperhatikan aspirasi mereka, tetapi semata-mata karena sumber daya dan sumber dana yang memang belum mencukupi,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi periode terakhir pelaksanaan program Paser MAS sehingga tidak semua permasalahan pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu tersebut.
Fahmi berharap DPRD Kabupaten Paser dapat memberikan penilaian yang objektif terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah selama Tahun Anggaran 2025.
Menurutnya, penilaian yang faktual dan rasional akan menjadi bahan evaluasi penting bagi keberlanjutan pembangunan daerah di masa mendatang.
Dalam pemaparannya, Bupati juga menegaskan empat misi utama program pembangunan Paser MAS, yaitu:
- Mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri dan berdaya saing
- Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien melalui pemerintahan yang profesional, partisipatif, dan transparan
- Mengurangi ketimpangan antarwilayah melalui peningkatan aksesibilitas infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
- Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing
(Dy)
Editor: Ang



