Bidik Emas Porprov Kaltim 2026, PSSI Paser Genjot Pembinaan dan Seleksi hingga Desa

Foto: Ketua PSSI Kabupaten Paser, Abdurahman KA. Sumber: Istimewa.
Foto: Ketua PSSI Kabupaten Paser, Abdurahman KA. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Kepengurusan baru Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Paser periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Abdurahman KA menatap ambisi besar. Target utama yang dicanangkan adalah membawa sepak bola Paser meraih prestasi tertinggi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII tahun 2026.

Selain membidik gelar juara pada multi event olahraga tingkat provinsi tersebut, PSSI Paser juga menaruh perhatian serius pada pembinaan pemain usia muda. Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pesepak bola potensial yang mampu menjadi tulang punggung tim Paser di masa mendatang.

Dalam membentuk skuad terbaik, Abdurahman KA mengungkapkan bahwa pihaknya masih mempertimbangkan berbagai opsi persiapan, termasuk pelaksanaan training center (TC). Hingga kini, belum diputuskan apakah TC akan dilakukan di luar daerah atau dengan mendatangkan tim-tim kuat untuk uji tanding di Paser.

“Insyaallah nanti akan kita lakukan pertandingan-pertandingan TC dulu. Tapi nanti TC itu belum ditentukan dengan pengurus. Nanti saya sambil berembuk apakah kita harus ke luar Kalimantan atau dalam luar provinsi, dalam Kalimantan, atau kita bisa juga mengundang tim-tim yang kuat,” ujar Abdurahman KA, Sabtu (20/12/2025).

Ia menilai, rangkaian uji coba tersebut sangat penting untuk mengasah mental bertanding, stamina, serta motivasi para pemain. Dengan menghadapi lawan-lawan kuat, kualitas permainan tim akan terlihat secara objektif.

“Artinya juara Porprov di provinsi lain kita uji tandingkan di sini agar kelihatan semangat, stamina, dan motivasi pemain terlihat,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, PSSI Kabupaten Paser akan melakukan seleksi pemain secara menyeluruh hingga ke pelosok desa. Proses penjaringan ini diharapkan mampu menemukan bibit-bibit unggul asli daerah yang selama ini belum terpantau.

Meski demikian, Abdurahman membuka peluang seleksi bagi pemain muda berbakat dari wilayah Kalimantan Timur, selama masih sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia menegaskan, PSSI Paser tidak akan merekrut pemain dari luar provinsi.

“Kita memang dalam aturan statuta itu di Porprov ini bisa KTP Kaltim. Jadi mudah-mudahan nanti seleksi itu terbuka, terutama kita utamakan cari bibit-bibit pemain Paser dulu. Kalau memang misalnya harus ambil pemain luar Kabupaten Paser, ya kita pertimbangkan nanti,” tegasnya.

Dengan waktu persiapan yang kurang dari satu tahun, Abdurahman KA menyadari persaingan di Porprov Kaltim 2026 tidak akan mudah. Namun ia optimistis, melalui pembinaan yang terarah dan seleksi yang ketat, sepak bola Kabupaten Paser mampu bersaing dan mewujudkan target medali emas sesuai arahan Bupati Paser. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *