Pemkot Samarinda Gelar Final Exposé VLR 2025, Targetkan Pembangunan Berkelanjutan

Foto: Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Samarinda, Idfi Seftiani saat memberikan sambutan. Sumber: (eko/kmf-smr)

Samarinda, Kaltimedia.com – Pemerintah Kota Samarinda menggelar Final Exposé Voluntary Local Review (VLR) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tahun 2025 di Hotel Aston Samarinda, Senin (08/12/2025). 

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemkot dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan sesuai standar global.

Sekretariat Daerah Kota Samarinda mengundang berbagai pemangku kepentingan dalam acara yang berlangsung di Ruang Meeting Queen Marry tersebut. 

Agenda tersebut dihadiri perwakilan perangkat daerah, Perumda Tirta Kencana, seluruh camat se-Kota Samarinda, Universitas Mulawarman, dan United Cities and Local Government Asia Pasifik (UCLG ASPAC).

Instrumen Ukur Efektivitas Pembangunan

Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Samarinda Idfi Seftiani mewakili Sekretaris Daerah dalam acara ini. Ia menjelaskan, VLR merupakan laporan sukarela yang mendokumentasikan kemajuan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat lokal.

“VLR menjadi instrumen penting bagi Pemkot Samarinda untuk mengukur efektivitas pencapaian TPB/SDGs sekaligus berbagi pengetahuan dengan komunitas global,” kata Idfi.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 17 tujuan pembangunan berkelanjutan yang harus dicapai hingga 2030. 

Tujuan-tujuan ini mengusung prinsip Leave No One Behind yang menekankan pembangunan inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Lima Prioritas Pembangunan Samarinda

Pemkot Samarinda menetapkan lima tujuan prioritas dalam VLR 2025. Prioritas pertama fokus pada penghapusan kemiskinan di wilayah Ibu Kota Kalimantan Timur ini.

Pemerintah juga menargetkan peningkatan kehidupan sehat dan sejahtera masyarakat. Pengembangan kota dan permukiman berkelanjutan menjadi prioritas ketiga yang sejalan dengan pertumbuhan Samarinda.

“Kami menganalisis indikator capaian dari lima tujuan prioritas tersebut sekaligus memasukkan praktik-praktik terbaik pembangunan yang telah dilaksanakan,” jelasnya.

Dua prioritas lainnya mencakup penanganan perubahan iklim dan penguatan kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kolaborasi Multipihak

Pemkot Samarinda melanjutkan kerja sama dengan Pusat Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Mulawarman dan UCLG ASPAC pada 2025. Penyusunan VLR diselaraskan dengan prioritas dalam RKPD dan RPJMD Kota Samarinda.

Sebelumnya, pemerintah telah menggelar Kick-off Meeting dan Focus Group Discussion (FGD) sebagai tahapan penyusunan VLR 2025. Proses ini melanjutkan komitmen tahun sebelumnya setelah Samarinda menyelesaikan VLR 2024.

Idfi menegaskan, Final Exposé VLR 2025 memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah. Kegiatan ini memastikan setiap langkah pembangunan sejalan dengan agenda global dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Samarinda. (AS)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *