Momentum HKN ke-61, Kukar Dorong Percepatan Transformasi Layanan Kesehatan

Foto: Asisten I Setkab Kukar membacakan amanat Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin saat upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di RSUD Dayaku Raja, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Rabu (12/11/2025). Sumber: (Prokom Kukar)

Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengedepankan pentingnya transformasi layanan kesehatan dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025. 

Upacara berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dayaku Raja, Kecamatan Kota Bangun, Rabu (12/11/2025), dengan inspektur dari Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar.

Acara ini diikuti para tenaga kesehatan dari Kota Bangun dan sekitarnya, serta dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kukar, direksi RSUD Dayaku Raja, dan unsur Forkopimcam. 

Membacakan amanat Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin, Asisten I menegaskan bahwa Indonesia harus terus memperkuat transformasi kesehatan demi menciptakan generasi sehat yang siap menghadapi masa depan.

“Transformasi layanan kesehatan wajib dipercepat agar semakin mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dalam satu tahun terakhir, program nasional menunjukkan kemajuan signifikan. Lebih dari 52 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang meningkatkan screening tuberkulosis ke lebih dari 20 juta penduduk. 

Pembangunan dan peningkatan fasilitas rumah sakit pun terus berjalan. Pada 2025, sebanyak 32 dari 66 RSUD sudah sesuai target peningkatan.

Peringatan HKN ke-61 juga menjadi refleksi keberhasilan enam pilar utama transformasi kesehatan, termasuk layanan primer dan rujukan. 

Saat ini, lebih dari 8.300 puskesmas sudah mengintegrasikan layanan primer, dan 514 kabupaten/kota mempercepat mutu rumah sakit rujukan untuk penyakit utama seperti kanker, jantung, dan stroke.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 98 persen dari seluruh penduduk Indonesia, yakni 268 juta jiwa. 

Pemerintah terus memperkuat suplai obat, vaksin, dan alat kesehatan dalam negeri, serta mempercepat transformasi sumber daya manusia dan teknologi kesehatan melalui digitalisasi layanan.

Asisten I menegaskan bahwa keberhasilan transformasi kesehatan bergantung pada budaya kerja yang inovatif dan kolaboratif. 

Ia mengajak seluruh tenaga kesehatan di pusat dan daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan layanan yang profesional, akuntabel, dan ramah masyarakat.

“Perjalanan menuju Indonesia Sehat adalah proses panjang, tetapi dengan semangat kerja sama dan tekad bersama, kita bisa ciptakan generasi sehat dan masa depan bangsa yang hebat,” tuturnya.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh peserta, termasuk Asisten I yang turut melakukan cek kesehatan di RSUD Dayaku Raja. (AS)

Sumber: (Kukar Paper)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *