
Kaltimedia.com, Samarinda – Transportasi umum di Samarinda masih jadi kebutuhan banyak warga, terutama kalangan pelajar.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengatakan pentingnya regulasi khusus sebagai dasar pengelolaan sekaligus penganggaran.
Menurutnya, tanpa aturan jelas, program transportasi umum berisiko jalan di tempat. Padahal, jika rutenya dirancang tepat, layanan ini bisa sangat membantu mobilitas masyarakat.
“Sebenarnya keberadaan angkutan kota masih relevan, terutama untuk mendukung kebutuhan pelajar,” ujar Novan sapaan akrabnya pada Senin (25/8/2025).
Novan mencontohkan rute strategis yang dibutuhkan, seperti dari bandara menuju pusat kota atau jalur ke kawasan perbelanjaan. Dengan pengaturan yang baik, konektivitas antartitik penting akan lebih lancar.
DPRD bersama Dinas Perhubungan sudah melakukan studi banding ke sejumlah daerah, salah satunya Banjarmasin, untuk melihat penerapan transportasi umum. Hasilnya, sistem bisa disesuaikan dengan kondisi Samarinda, termasuk karakter jalan dan kebiasaan warga.
Lebih lanjut kata Dia, lahirnya regulasi menjadi kunci utama. Dengan payung hukum yang jelas, pemerintah bisa menyiapkan pembiayaan melalui APBD sekaligus memastikan pelaksanaan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kalau regulasi sudah ada, teknis dan anggaran bisa diatur lebih mudah. Pada akhirnya masyarakat yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (Adv/Df)





