UMKM Paser Terbantu Kredit Nol Persen, Mulyana: “Alhamdulillah, Usaha Bisa Berkembang”

Foto: Pelaku UMKM Pentol Goreng Prajurit, Mulyana. Sumber: Istimewa.
Foto: Pelaku UMKM Pentol Goreng Prajurit, Mulyana. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Program Paser Tuntas yang diluncurkan Bupati Paser, Fahmi Fadli, mulai memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil menengah di daerah. Salah satu prioritas program ini, yakni UMKM Berdaya, menghadirkan fasilitas kredit tanpa bunga dan tanpa agunan bagi ribuan pedagang dan wirausaha di Kabupaten Paser.

Program tersebut resmi diluncurkan pada ajang Gebyar UMKM Nasional 2025 yang berlangsung di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Paser. Kehadirannya langsung disambut hangat oleh para pelaku UMKM, salah satunya Mulyana, pemilik usaha Pentol Goreng Prajurit.

Mulyana tercatat sebagai kreditur pertama penerima fasilitas pinjaman. Ia mengaku bersyukur bisa mendapatkan kredit sebesar Rp25 juta yang akan diangsur selama dua tahun. Modal tersebut akan digunakannya untuk memperbesar kapasitas produksi pentol goreng yang sudah ia jalani lebih dari dua tahun terakhir.

“Alhamdulillah, sangat membantu kami sebagai pedagang kecil. Dengan adanya program ini, usaha bisa lebih berkembang dan lancar,” ungkapnya.

Menurut Mulyana, dukungan nyata dari pemerintah daerah melalui akses pembiayaan ini menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang sering terkendala modal. Ia berharap program ini tidak hanya sekali jalan, tetapi bisa berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha di Bumi Daya Taka.

“Harapannya bisa terus berjalan dan semakin memperhatikan UMKM yang ada di Kabupaten Paser. Terima kasih kepada Bupati dan semua pihak yang mendukung,” ujarnya penuh haru.

Diketahui, saat ini terdapat lebih dari 47 ribu UMKM di Kabupaten Paser yang telah terdaftar dalam Nomor Induk Berusaha (NIB). Mereka berpotensi memanfaatkan kredit 0 persen ini sebagai modal pengembangan usaha, dengan tetap memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Program ini pun diharapkan tidak hanya sekadar memberikan bantuan modal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian pelaku usaha kecil di Kabupaten Paser. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *