
Kutai Timur, Kaltimedia.com – Cabang olahraga triathlon di Kabupaten Kutai Timur kembali mencatat perkembangan positif. Pada 10 Juni 2025, Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kutim secara resmi mengumumkan bergabungnya Prima Triathlon Club sebagai klub baru di bawah naungannya.
Klub ini tergolong istimewa karena berada langsung di bawah Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara (YPPSB), yang merupakan bagian dari PT Kaltim Prima Coal (KPC). Keberadaan klub ini dinilai menjadi langkah strategis dalam pembinaan atlet triathlon di Kutim.
Ketua FTI Kutim, Agus WRB, menyambut antusias kehadiran klub baru ini. Ia menyebut, ini merupakan buah dari kerja keras FTI dalam menyosialisasikan olahraga triathlon di daerah yang dikenal dengan sebutan Tuah Bumi Untung Banua. Keberhasilan ini menambah optimisme Agus, yang sebelumnya telah mendirikan klub pertama, PWR Club, dan sukses melahirkan atlet-atlet potensial yang telah mengukir prestasi hingga level nasional.
“Prima Triathlon Club punya posisi penting karena dibentuk dalam lingkungan pendidikan. YPPSB punya jenjang pendidikan dari TK sampai SMA. Ini peluang besar untuk melakukan pembinaan sejak usia dini secara berkelanjutan,” jelas Agus, Jumat (13/06/2025).
Klub ini dinahkodai oleh Syafi’i sebagai Presiden Klub. Agus berharap, dengan kepemimpinan yang solid dan dukungan dari dunia pendidikan, Prima Triathlon Club mampu mencetak atlet muda yang profesional dan berdaya saing tinggi.
Dari sisi fasilitas, Agus memastikan bahwa sarana latihan yang dimiliki YPPSB sudah sangat mendukung. Kolam renang dan fasilitas lainnya yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan triathlon di wilayah yayasan menjadi bukti nyata dukungan yang kuat dari PT KPC terhadap olahraga ini.
“Selama ini kami mendapatkan dukungan luar biasa, termasuk penggunaan kolam renang untuk latihan. Ini menunjang pembinaan atlet secara optimal,” tambahnya.
Dengan hadirnya Prima Triathlon Club, Agus optimistis regenerasi atlet di Kutim bisa berjalan berkesinambungan. FTI Kutim berharap klub-klub yang ada dapat terus menjadi wadah pembinaan atlet, dan ke depannya, Kutim bisa tampil sebagai lumbung atlet triathlon yang mampu bersaing di ajang provinsi, nasional, hingga internasional. (Dy)
Editor : Ang





