
Untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bank Indonesia Balikpapan melakukan tiga strategi utama. (Sumber foto: Bareksa)
BALIKPAPAN – Untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bank Indonesia Balikpapan melakukan tiga strategi utama. Kepala BI Balikpapan Robi Ariadi mengatakan langkah pertamadistribusi uang ke Perbankan di awal Desember. Kedua, melakukan kegiatan Kas Keliling di 6 (enam) titik pada tanggal 15 Desember 2024 dengan menjangkau masyarakat di wilayah kerja KPw BI Balikpapan, PPU dan Paser dengan sistem paket maksimal sebesar Rp4.950.000.
Ketiga, Bank Indonesia Balikpapan mengimbau agar masyarakat melakukan penukaran uang Rupiah pada tempat yang resmi guna menjamin keaslian dan kualitas uang Rupiah.
“Selanjutnya, Bank Indonesia Balikpapan senantiasa mengajak masyarakat untuk mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah dan merawat uang Rupiah sebagai bentuk dari Cinta Rupiah, menjaga Rupiah yang merupakan simbol kedaulatan negara dan menggunakannya dalam setiap transaksi sebagai bentuk dari Bangga Rupiah,” kata Robi. Selain itu, dia mengajak masyarakat untuk mengenal fungsi dan peran Rupiah dalam konteks mendorong aktivitas perekonomian sebagai bentuk dari Paham Rupiah. “Dengan memaknai Cinta Bangga dan Paham Rupiah diharapkan masyarakat dapat menggunakan uang Rupiah dengan berbelanja secara BIJAK sehingga dapat menjaga inflasi yang disebabkan dari kenaikan harga pokok,” pungkas Robi. (*/pry)





