
PENAJAM PASER UTARA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim terus Lakukan Pembinaan 15 Kelurahan dan Desa peraih penghargaan dari KLHK, termasuk perusahaan diminta ikut membantu.
DLH Penajam Paser Utara berharap agar seluruh perusahaan di PPU memberikan bantuan melalui CSR pada 15 kelurahan dan desa yang mendapatkan penghargaan Kampung Iklim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Melalui bantuan itu, maka penghargaan yang telah mereka terima bisa ditingkatkan lagi tahun depan.
Hal ini disampaikan Kabid Tata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Agus Purwanto. Menurutnya dengan adanya penghargaan ini, maka pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap desa dan kelurahan.
Caranya, dengan melakukan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat baik melalui dasa wisma, maupun pembuatan embun dan tanaman toga.
Bukan hanya itu, pihaknya juga akan melakukan sinergi dengan perusahaan yang ada di PPU agar mereka bisa membantu dana melalui CSR mereka.
Salah satu perusahaan yang telah membantu yakni Astra Group yang membina Kelurahan Kampung Baru.
“Makanya kami ingin ada sinergi nanti dengan perusahaan agar 15 kelurahan dan desa yang mendapatkan penghargaan bisa dibina melalui CSR,” kata Agus
Sebelumnya, Kabid Tata Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU, Agus Purwanto mengatakan, 15 penghargaan Kampung Iklim merupakan hasil dari penilaian usai launching di Desa Api-Api awal tahun lalu.
Untuk sertifikat utama Kampung Iklim ini diraih Kampung Baru, Kecamatan Penajam, PPU.
Sementara untuk kategori sertifikai pratama diraih 14 kelurahan dan desa yakni Desa Sebakung Jaya, Gunung Intan, Gunung Makmur, Gunung Mulia, Labangka Barat, Desa Rawa Mulia dan Sumber Sari, Kecamayan Babulu.
Selain itu, juga ada Buluminung, Riko, Gersik, Sepan, Kecamatan Penajam. Sedangkan untuk Kecamatan Waru diberikan kepada Desa Api-Api dan Sesulu serta Argomulyo dari Sepaku.
“Jadi tahun ini kami berhasil membawa 15 kelurahan dan desa meraih prestasi Kampung Iklim. Mudah-mudahan tahun depan naik lagi dari pratama jadi Utama dan seterusnya,” pungkasnya. (Cps)



