
SAMARINDA – Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumut akan segera bergulir pada 8 September 2024 mendatang. Dengan sisa waktu yang tersisa, tim Sambo Kaltim memanfaatkan maksimal guna mematangkan persiapannya.
Dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim pada pra kompetisi ini, Pelatih Sambo Kaltim, Riyandi Febrico, menerangkan soal progres atletnya ini mulai alami peningkatan sejak pulang try out dari Bandung dan Jakarta pada 3 Juli lalu.
“Sambo persiapan sudah memasuki pra kompetisi, kondisi anak-anak setelah try out Bandung-Jakarta meningkat karena secara kondisi fresh suasana latihan berbeda selama 4 bulan di Kaltim,” ucapnya, Senin (29/07/2024).
Apalagi selama try out benar-benar dimanfaatkannya untuk melihat kemampuan dari atlet kedua daerah tersebut.
“Terus jadi pas di Bandung-Jakarta kita tambah semangat lagi karena ketemu dengan tim Pelatda dari Bandung dan Jakarta jadi kita bisa liat peta kekuatan lawan,” ujarnya.
Hanya saja Rico mengaku, dari 13 atlet ini, 3 diantaranya mengalami kelebihan berat badan yang mengharuskan untuk diet agar bisa masuk pada kelas tanding yang akan diikuti atletnya di PON yang akan datang.
“Kendalanya di overweight saja ada sekitar 3 orang itu kendala berat badan saja kalau yang lain insyaAllah siap semua. Yang lain itu beratnya masuk saja dan 3 orang ini proses menurunkan berat badan,” katanya.
Lebih lanjut, agar bisa sukses melakukan diet kepada ketiga anak asuhnya itu, maka pihaknya telah meminta kepada KONI Kaltim agar diberikan menu khusus untuk diet.
Meski sampai saat ini menu khusus yang dilampirkan belum terpenuhi, namun Rico mengarahkan kepada atletnya ini untuk menjaga pola makan agar tidak berlebihan.
“Kita minta makanan khusus ke KONI untuk yang diet selama ini belum di kasih karena makanan sudah mencukupi tapi ada spesifik lagi anak-anak dapat khusus buat makanan diet itu tanpa garam dan lain-lain. Yang 3 ini mudahan bulan ini terealisasi,” ujarnya Rico menerangkan.
Rico menerangkan memang atlet-atletnya ini sebelum bertanding pada ajang babak kualifikasi PON 2023 lalu, berat badannya sering over dan itu selalu dirinya tekankan kepada anak asuhnya itu agar menjaga pola makan. Hanya saja saat ini hanya 3 orang yang mengalami kenaikan dan terus dipantau dalam program dietnya. (Dy)





