
SAMARINDA – Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim tengah memantau persiapan atletnya, sebelum bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara mendatang.
Pada PON nanti, Kaltim menargetkan 2 emas. Sekum PCI Kaltim, Andi Iriyadi mengatakan targetan tersebut setelah melihat data peningkatan prestasi dari PON 2016 di Jabar yang mendapatkan perunggu, kemudian PON di Papua 2021 lalu meraih perak dan perunggu.
“Tentu target kami di PON untuk Aceh-Sumut itu 2 medali emas, 1 putra dan 1 putri. Di PON masing-masing mengikuti 5 nomor tanding berarti diperebutkan 5 medali emas baik putra maupun putri. Putri itu di twenties dan putra T10. Kita potensinya di 2 kategori itu tapi tidak menutup kemungkinan artinya kita bisa dapat di nomor lain,” ucap Andi dengan optimis.
Hanya saja untuk meraih prestasi tersebut bagi pengurus, perlu adanya peningkatan kualitas fisik dari setiap individu atletnya.
“Kita lihat bagaimana fisik anak-anak, karena target kita T10 berarti kita perkuat disitu jadi 1 tim mengikuti 5 nomor tanding jadi fisik lebih ekstra. Maka kita lihat fisik kita lebih kemana supaya kita dapat medali emas,” katanya.
Lebih lanjut, Andi menerangkan saat ini atlet tengah menjalani program mandiri di daerahnya masing-masing untuk meningkatkan fisiknya, sambil menunggu pelaksanaan Pelatda KONI Kaltim yang mulai berjalan pada Maret 2024 mendatang.
Selain fisik, Ia juga menyebutkan ada beberapa game yang dilakukan atlet guna menjaga kualitas tekniknya.
“Kerjasama dengan KONI melalui pengambangan pembinaan prestasi tentu kami kedepan, kami sudah melaksanakan pelatihan dalam rangka PON untuk desentralisasi untuk masing-masing tempat kita lebih prioritaskan fisik nanti bulan 3 saat puslatda kita lebih ke teknik dan game sementara 1 dan 2 bulan ini kita masih ke fisik meski disela sela ada game cuma prioritas utamanya fisik,” ujar Andi.
Pada ajang babak kualifikasi (BK) PON 2023 lalu, ada sebanyak 28 atlet putra dan putri Cricket Kaltim yang berlaga dan berhasil lolos keduanya. Di mana tim tersebut meraih 2 kepingan perak sebagai syarat kelolosan menuju PON yang akan datang. (Dy)





