
KUTAI KARTANEGARA – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar), Slamet Hadirahardjo, telah merilis rencana besar untuk menghadapi sejumlah tantangan di dunia pariwisata. Salah satu prioritas utamanya adalah pengembangan delapan objek wisata berpotensi yang tersebar di wilayah Kukar.
Melalui pengembangan berbagai destinasi wisata di Kukar, Slamet berharap akan tercipta peningkatan signifikan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kukar. Dispar Kukar kini memiliki mandat resmi untuk mengangkat potensi objek wisata di daerah tersebut, serta objek-objek wisata unggulan tersebar di delapan lokasi strategis di wilayah Kukar.
Delapan objek wisata yang disebutkan meliputi Waduk Panji Sukarame, Planetarium, Pulau Kumala Tenggarong, Temanggungan, kolam wisata pemancingan, Tugu Equator, Pantai Tanah Merah, dan Pengempang. Saat ini, baru tiga dari objek wisata ini, yaitu Waduk Panji, Pulau Kumala, dan Pantai Tanah Merah, yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap PAD daerah.
“Kami bertekad untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada seluruh objek wisata yang ada. Tujuannya adalah menarik perhatian para wisatawan ke Kukar, serta meningkatkan PAD yang akan memberi manfaat bagi seluruh warga Kukar,” tutup Slamet.
Selain itu, ia juga menyoroti upaya promosi yang intensif untuk memperkenalkan objek-objek wisata di Kukar kepada lebih banyak orang. Dengan promosi yang kuat, diharapkan jumlah wisatawan yang berkunjung akan terus meningkat, membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sambil menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
“Kami sangat optimis bahwa pengembangan objek wisata ini akan membawa dampak positif besar bagi industri pariwisata di Kukar dan secara signifikan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tutupnya dengan penuh optimisme. (Adv)



