
BALIKPAPAN – Seorang oknum driver taksi online di Balikpapan, berinisial D digiring ke Mako Polresta Balikpapan oleh rekan sesama profesinya. Dia harus berurusan dengan hukum karena diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi SMK.
Kejadian pada Senin (7/8/2023) pagi, bermula saat korban yang tinggal di kawasan Prapatan, Balikpapan Kota, memesan layanan taksi online untuk berangkat sekolah. Namun, saat berada di dalam mobil bukannya dibawa langsung ke sekolah, korban justru dibawa keliling. Waktu tempuh dari rumah korban ke sekolah yang normalnya 15 menit, menjadi satu jam lebih.
“Dari pengakuan korban, dalam perjalanan oknum ini sempat memegang tangan dan pahanya. Kemudian dia juga memutar film dewasa,” kata Pembina KMC, salah satu komunitas taksi online yang menemani korban melapor ke Polresta Balikpapan.
Saat tiba di sekolah, lanjut pria yang akrab disapa Bang Jek itu, korban menangis dan mengadukan kejadian yang dialami ke gurunya. Kemudian melaporkan kepada KMC lewat pesan Instagram. Setelah mendapat laporan, KMC langsung menghubungi pihak penyedia layanan untuk memblokir akun terduga pelaku.
“Kalau sudah terblokir, otomatis akunnya tidak bisa digunakan lagi. Nah, terduga ini akhirnya datang ke kantor. Kami sudah standby dan langsung amankan yang bersangkutan dan membawanya ke Polresta,” ucap Jek. (Pcm)





