
SAMARINDA – Pengurus Federasi Olahraga Barongsai Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (FOBI Kaltim), melaksanakan Seleksi Provinsi (Selekprov) persiapan Pra PON, yang digelar selama satu hari di Gedung Guang Dong, Jalan Sentosa, Kota Samarinda, Minggu (25/06/2023). Selekprov tersebut diikuti sebanyak 67 atlet/peserta dari 5 pengurus cabang kabupaten/kota, minus Samarinda, Kutai Barat dan Balikpapan.
Ketua FOBI Kaltim, Robin Jonathan menyebutkan jika Barongsai Benua Etam sangat serius untuk mempersiapkan atletnya menghadapi Pra PON.
“Kita persiapkan dengan baik supaya FOBI juga bisa mengaharumkan daerah. Harapan saya FOBI juga diikut sertakan, hal-hal lainnya saya percayakan kepada Ketua KONI,” ujar Robin kepada awak media.
Menurutnya Kaltim memiliki peluang kelolosan menuju PON nanti, mengingat pernah mencicipi ajang tingkat internasional.
“Peluang Kaltim besar untuk di Pra PON kita sudah punya atlet yang mampu di Nasional dan Internasional tinggal di matangkan lagi persiapannya. Oleh karena itu kita berani muncul, kalau gak punya atlet hebat gak berani juga muncul karena biaya yang diperlukan itu besar,” sebutnya Robin.
Setelah pelaksanaan Selekprov, Robin menjelaskan FOBI Kaltim berencana untuk melakukan TC terhadap atletnya yang masuk dalam kerangka tim Pra PON.
“Kemudian berkaitan lokasi bisa diatur karena biaya transportasi juga besar kalau bisa yang dekat-dekat. Kalau seperti di Kalbar kan jauh, kalau diadakan di Samarinda kita siap karena dekat aja, karena pas di tengah-tengah,” jelasnya Robin.
Sementara untuk Pra PON yang awalnya direncanakan di Bali, Robin mengaku sejauh ini belum ada kepastian resmi dari Pengurus Besar (PB FOBI). Namun Ia bertekad untuk menjadi tuan rumah, dan yakin siap untuk menggulirkannya.
“Untuk usulan tuan rumah sudah mengajukan ke PB FOBI, Sekali-kali Kaltim jadi tuan Rumah Pra PON dan kami siap,” katanya.
Pra PON cabor Barongsai nanti masul zona Indonesia Timur diisi 9 provinsi, diantaranya yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara dan Bali. Di mana rencana pelaksanaan tersebut saat ini masih di bulan Agustus 2023, namun suatu waktu masih bisa berubah seiring kepastian tuan rumah. (Dy)



