
Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menerima bantuan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dari Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) RI. Hal itu berkaitan dengan wilayah Kukar sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN), dan dibentuk FGD Penyepakatan Delineasi dan Penjaringan Isu Pembangunan Berkelanjutan.
Kepala Dinas Pertahanan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar Setianto Nugroho Aji mengatakan, adapun pertemuan tersebut menyepakati pembangunan bersama. Pasalnya Kukar termasuk mitra IKN dan harus mendapatkan pembangunan sebanding.
Dengan begitu, proses pembangunan IKN diharapkan akan berlangsung dengan cepat dan masif, serta diikuti daerah-daerah yang berbatasan dengan wilayah tersebut.
“Pertemuan yang diadakan beberapa hari yang lalu untuk melaraskan antara daerah mitra dengan IKN. Dulu konsepnya sebagai penyangga, seolah-olah kita menanggung beban. Jadi rencana pembangunannya harus disinergikan. IKN berkembang, kita juga berkembang,” katanya, Rabu (15/3/2023) pagi.
Kemudian, dirinya menjelaskan Kabupaten Kukar ada sebanyak tiga wilayah khusus sebagai kawasan IKN. Dan nantinya wilayah tersebut langsung menuju ke IKN, yakni Kecamatan Sanga-Sanga, Kecamatan Muara Jawa dan kawasan Jonggon, Loa Kulu diproyeksikan jadi koridor Kukar ke Ibu Kota.
Tak hanya sampai disitu saja, pihaknya juga mengajukan perencanaan permukiman hingga pembangunan jalan dari Jonggon ke Sepaku.
“Agar bisa maju berbarengan, sehingga tidak ada pertentangan mengenai tata ruang antara wilayah kabupaten dengan mitra. Intinya bisa bersinergi, secara teknis bisa dioperasionalkan dengan tata ruang IKN,” tutupnya. (Ang)





