Liga 2 Dihentikan, Sultan Samma: Orang Diatas Tidak Waras ‘Gila’!

Pemain Borneo FC Samarinda, Sultan Samma. (Istimewa)

Samarinda – Pemangku kebijakan Sepak Bola Indonesia PSSI telah sepakat untuk menghentikan guliran Liga 2 dan Liga 3. Hal tersebut pun juga berdampak pada kompetisi Liga 1 dengan menggunakan sistem tanpa adanya degradasi.

Menanggapi hal tersebut, sebagai pemain sepak bola dari klub Borneo FC Samarinda, Sultan Samma mengatakan jika keputusan tersebut tidak masuk akal

“Menurut saya sih gila ya orang-orang pengurus dia atas kalau sampai benar-benar nggak di jalankannya Liga 2 dan Liga 3 dengan alasan yang disebutkan itu. Nggak masuk akal sih menurut saya kalau harus di hentikan,” ujar Sultan.

Sultan juga berpendapat jika Liga 2 dan 3 di hentikan maka satu generasi sepak bola di Indonesia secara otomatis akan terputus. Karena berbeda dengan Liga 1, liga 2 dan 3 menggunakan pemain lokal asli. Sehingga hal ini pun sangat disayangkannya

“Karena kan di Liga 1 saja bisa dijalankan. Ini imbasnya banyak kalau Liga 2 Liga 3 itu setop. Secara di Liga 2 itu kan pemain ibaratnya itu tunas-tunas muda Indonesia lah, banyak juga disitu. Kalau di hentikan kan ya memutuskan satu generasi lah ibaratnya gitu buat Indonesia. Liga 3 itu kan pupuk umur,” jelas Sultan.

“Mereka di umur segitu udah di hentikan liga ya, ibaratnya kalau sebagai yang punya orang tua ‘yaudah kamu nda usah main bola lagi lah. Cari kerja aja’ kan begitu,” imbuhnya.

Punggawa senior di Pesut Etam itu juga menyebutkan, para pemain di Liga 2 dan 3 akan lebih memendingkan untuj mencari kerja lain yang lebih pasti, melihat ketidakjelasannya dalam menjadi pesepak bola.

“Coba kalau mau di lihat itu Liga 3 itu usia muda di bawah 20 tahun yang mulai bermain bola, tapi sudah dihentikan dengan begini. Mereka bisa banting setir aja udah, cari kerja aja. Jadi kan putus generasi sudah. Beda dengan Liga 1 kan masing-masing udah senior,” pungkasnya. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *