
SAMARINDA, Kaltimedia.com – Kepala DKP3A Kalimantan Timur (Kaltim) Noryani Sorayalita mengatakan, sebanyak sembilan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang tersebar di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Adapun Puspaga yang ada yaitu Kabupaten Paser, Kota Balikpapan, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kota Bontang dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
“Terdapat satu Puspaga di tingkat Provinsi. Namun, masih ada satu kabupaten yang belum menginisiasi pembentukan Puspaga sehingga perlu kita dukung dalam pembentukannya,” kata Soraya.
Kemudian, dari tahun 2016 hingga tahun 2021 Indonesia telah memiliki sebanyak 245 Puspaga yang tersebar di 14 Provinsi dan 218 Kabupaten/Kota. Di tempat terpisahan, anggota DPRD Kaltim Puji Hartadi pun memberikan dukungannya terhadap beberapa Kabupaten/Kota yang sedang dalam proses pembentukan Puspaga.
“Tentunya ini merupakan salah satu wadah bagi para perempuan maupun keluarga. Dimana mereka akan mendapatkan pembelajaran atau program yang berkualitas dalam kehidupan,” ungkapnya.
Puspaga sendiri merupakan layanan keluarga preventif dan promotive sebagai tempat pembelajaran untuk meningkatkan peran keluarga dalam pengasuhan berbasih hak anak. Selain itu sebagai wadah dalam pelaksanaan program kualitas hidup perempuan dan kesetaraan gender sehingga dapat menjadi tempat untuk layanan konsultasi masalah dan pendampingan dalam peningkatan kualitas hidup keluarga.
Dengan hadirnya Puspaga, diharapkan menjadi solusi yang tepat bagi keluarga dalam memberikan layanan yang komprehensif. (titi)



